Simak Perbedaan dan Keutamaan Qunut Nazilah dan Qunut Biasa

Novie Fauziah, Jurnalis · Senin 27 April 2020 11:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 27 618 2205422 simak-perbedaan-dan-keutamaan-qunut-nazila-dan-qunut-biasa-kkibZQ8FMs.jpg ilustrasi: shutterstock

DOA qunut tentunya sudah tidak asing lagi bagi sebagian umat Islam, terlebih dibaca saat sholat subuh. Kemudian ada juga qunut nazilah, yang dibaca agar dijauhkan dari segala marabahaya hingga wabah penyakit adalah qunut nazilah. Majelis Ulama Indonesia (MUI) beserta ormas Islam lainnya, seperti Nahdlatul Ulama (NU) juga menganjurkan membaca doa tersebut.

"Doa qunut yang dibaca ketika sholat subuh dan qunut nazilah keduanya berbeda," kata Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani) Ustadz Ainul Yaqin saat dihubungi Okezone beberapa waktu lalu.

Makna qunut (الْقُنُوْتُ) kata Ustadz Ainul berasal dari kata qonata (قَنَتَ) yang artinya tunduk patuh. Qunut juga berarti berdiri lama, diam, tafakur, taat, doa dan khusyuk.

"Dalam Mu'jam Maqayisul Lughah, Ibnu Zakaria memahami asal arti qunut menurut bahasa adalah taat, tunduk dan istiqamah di jalan yang diridhai Allah Subhanahu wa Ta'ala," tuturnya.

Kemudian, keutamaan membaca doa qunut sangat luas dan komplit, segala Hajat dan kebutuhan sebagai seorang manusia di sebutkan dalam kalimat doa qunut, yaitu di antaranya:

Pertama, agar selalu memperoleh petunjuk oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala

Kedua, agar tetap diberikan dan dilimpahkan kesehatan jasmani dan rohani, ketika Allah memberikan kesehatan maka penyakit apapun tidak akan berpengaruh, sebab jasmani dan rohani dalam penjagaan Allah.

Ketiga, Selalu dalam perlindungan Allah Ta'ala dari segala ancaman, marabahaya, baik fisik maupun metafisik.

"Keempat, akan senantiasa dilimpahkan, maghfirah, ampunan Allah Ta’ala, dibersihkan dari dosa, kenikmatan Husnul khatimah ketika mati," katanya.

Kelima, dikaruniai rahmat, keberkahan hidup, kemuliaan, dan Istiqomah dalam doa curahan sholawat dan salam kepada Nabi Muhammad beserta para keluarga dan sahabat-sahabatnya( harapan syafaat Nabi kelak diyaumul Qiyamah).

Ustadz Ainul Yaqin bilang, selain berbeda kegunaannya, qunut nazilah dan qunut yang biasa dibaca ketika sholat subuh juga tidak sama pelafalannya. Hal ini berarti arti dari masing-masing qunut tersebut jelas berbeda.

Berikut ini adalah bacaan doa qunut sholat subuh dan qunut nazilah:

اَللّهُمَّ اهْدِنِىْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنِى فِيْمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنِىْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لِىْ فِيْمَا اَعْطَيْتَ وَقِنِيْ شَرَّمَا قَضَيْتَ فَاِ نَّكَ تَقْضِىْ وَلا يُقْضَى عَلَيْكَ وَاِ نَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ وَاَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

“Allahummah dini fi man hadait, wa ‘afini fiman ‘afait, wa tawallani fi man tawallait, wa barik li fi ma a’thait, wa qini syarra ma qadhait, fa innaka taqdhi wa la yuqdha ‘alaik, wa innahu la yazillu man wa lait, wa la ya’izzu man ‘adait, tabarakta rabbana wa ta’alait, fa lakal hamdu a’la ma qadhait, wa astagfiruka wa atubu ilaik, wa shallallahu ‘ala sayyidina muhammadin nabiyyil ummiyyi wa ‘ala alihi wa shahbihi wa sallam”.

Artinya: “Ya Allah tunjukkanlah aku sebagaimana mereka yang telah Engkau beri petunjuk. Berilah kesehatan kepadaku sebagaimana mereka yang telah Engkau berikan kesehatan. Peliharalah aku sebagaimana orang-orang yang telah Engkau lindungi. Berikanlah keberkahan kepadaku pada apa yang telah Engkau berikan. Selamatkanlah aku dari bahaya kejahatan yang telah Engkau tentukan.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Engkaulah yang menghukum dan bukan dihukum. Tidak hina orang yang Engkau jadikan pemimpin. Tidak mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Maha Tinggi Engkau. Bagi-Mu segala pujian di atas apa yang Engkau tentukan. Aku memohon ampun kepada-Mu dan bertaubat kepada-Mu. Semoga Allah mencurahkan rahmat dan karunia atas junjungan kami Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, keluarga, dan para sahabatnya.“(HR. Nasa’i 1746, Abu Daud 1425, Turmudzi 464).

Doa qunut nazilah: 

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَأَلِّفْ بَيْنَ قُلُوبِهِمْ وَأَصْلِحْ ذَاتَ بَيْنِهِمْ وَانْصُرْهُمْ عَلَى عَدُوِّكَ وَعَدُوِّهِمْ ,اَللَّهُمَّ الْعَنْ كَفَرَةَ أَهْلَ الْكِتَابِ الَّذِيْنَ يَصُدُّونَ عَنْ سَبِيْلِكَ وَيُكَذِّبُونَ رُسُلَكَ وَيُقَاتِلُونَ أَوْلِيَائَكَ, اَللَّهُمَّ خَالِفْ بَيْنَ كَلِمِهِمْ وَزَلْزِلْ أَقْدَامَهُمْ وَأَنْزِلْ بِهِمْ بَأْسَكَ الَّذِيْ لاَ تَرُدُّهُ عَنِ الْقَوْمِ الْمُجْرِمِيْنَ

Allahummaghfir lanaa walilmu’miniina walmu’minaati walmuslimiina walmuslimaati walif baina quluubihim wa aslih dzata bainihim wanashurhum ‘alaa adzuwwika wa’adzuwihim

Allahummal’an kafarata ahlal kitaabi alladzina yashudduna ‘an sabiilika wayukadzibuuna rusulaka wayuqootiluuna auliyaaika

Allahumma kholiif baina kalimihim wazalzil iqdaamahum wainzil bihim ba sakallladzii latarudduhuu ‘anilqaumil mujrimiin

Artinya: "Ya Allah! Ampunilah kami, kaum mukminin dan mukminat, muslimin dan muslimat. Persatukanlah hati mereka. Perbaikilah hubungan di antara mereka dan menangkanlah mereka atas musuh-Mu dan musuh mereka. Ya Allah! Laknatlah orang-orang kafir ahli kitab yang senantiasa menghalangi jalan-Mu, mendustakan rasul-rasul-Mu, dan memerangi wali-wali-Mu. Ya Allah! Cerai-beraikanlah persatuan dan kesatuan mereka. Goyahkanlah langkah-langkah mereka, dan turunkanlah atas mereka siksa-Mu yang tidak akan Engkau jauhkan dari kaum yang berbuat jahat."

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya