SUASANA hari malam kedua Ramadhan di kota suci Makkah berlangsung haru. Pasalnya, saat melaksanakan sholat tarawih berjamaah di Masjidil Haram yang diikuti segelintir orang saja, yakni imam dan beberapa petugas masjid, mereka membaca doa qunut nazilah.
Dikutip dari akun twitter @HaramainInfo, Senin (27/4/2020), terdapat unggahan video yang melihatkan sejumlah orang melaksanakan sholat tarawih yang diimami oleh Sheikh Mu'ayqali.
Dalam video tersebut, suasana Masjidil Haram lebih sepi, tidak seperti Ramadhan sebelumnya yang dipadati oleh umat Islam yang datang dari seluruh dunia.
Selain qunut nazilah, imam juga membaca doa qunut biasa dan doa-doa lainnya yang bermakna agar pandemi virus corona (COVID-19) yang masih menjangkit di seluruh dunia agar cepat usai. Kemudian umat Islam dapat beribadah kembali datang ke Tanah Suci.
Berikut ini adalah terjemah doa qunut nazilah, dan doa lainnya untuk memohon perlindungan dari virus corona yang dibaca oleh imam Sheikh Mu'ayqali"
"Singkirkan pandemi ini dari pengikut Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam yang suci. Tidak ada Tuhan Allah, Yang Maha Kuasa, untuk sandaran tidak ada Tuhan selain Allah.
Tuhan yang Maha perkasa, tidak ada Tuhan selain Allah, penguasa langit, penguasa bumi dan penguasa takhta yang mulia.
Ya Allah! Engkau adalah yang paling pemaaf dan Kau suka memaafkan, jadi maafkan kami.
Ya Allah! Tetapkan agama kami yang menjadi dasar bagi semua yang kami lakukan, menjadikan dunia ini lebih baik bagi kami, dan menjadikan akhirat (saat kita kembali), lebih baik bagi kami.
Seandainya hidup kami menjadi penopang bagi lebih banyak kebaikan dan kematian kemudian menempatkan dan untuk setiap kejahatan yang mungkin menimpa kami. Lindungi kami dari musibah dunia ini dan hukuman di akhirat.
Sesungguhnya Engkau adalah yang paling ditakutkan dan paling dermawan. Engkau adalah penyayang bagi mereka yang menabur belas kasihan.
Ya Allah! Yang hidup dan yang abadi, memperkuat iman kami dengan keridhoan Engkau, karena Kau adalah penyayang dari Kau yang menunjukkan belas kasihan.