Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Hijrah Komunitas Tasawuf Underground di Tengah Pandemi Covid-19

Agregasi BBC Indonesia , Jurnalis-Senin, 18 Mei 2020 |15:31 WIB
Kisah Hijrah Komunitas Tasawuf <i>Underground</i> di Tengah Pandemi Covid-19
Komunitas Tasawuf Underground. (Foto: BBC News Indonesia)
A
A
A

PANDEMI corona virus disease (Covid-19) memberikan efek ke berbagai lini kehidupan. Aspek sosial hingga keagamaan termasuk yang terdampak.

Segala upaya dilakukan untuk bisa bertahan di tengah situasi wabah virus corona ini. Tentunya dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah.

Baca juga: Kisah Mualaf: Raih Hidayah karena Tersentuh Akhlak Muslim yang Mulia 

Salah satu yang sangat merasakan pandemi virus corona ini adalah komunitas Tasawuf Underground. Kelompok ini sepanjang perjalanannya aktif mengadakan pengajian jalanan.

Mereka berupaya merangkul anak punk dan anak jalanan di Jakarta. Kemudian berusaha mendekatkan kalangan tersebut dengan agama Islam.

Ilustrasi hijrah. (Foto: Freepik)

Tasawuf Underground biasanya mengadakan kegiatan di kolong Jembatan Tebet, Jakarta Selatan. Namun di tengah pandemi Covid-19, mereka harus mencari cara lain untuk merangkul anak jalanan dalam mengajak mendekatkan diri dengan agama.

Baca juga: Kena PHK, Apakah Tetap Wajib Membayar Zakat? 

"Lewat Tasawuf Underground, kami ingin memberdayakan anak-anak jalanan dengan metode 'peta jalan pulang' yaitu pulang kepada Tuhan dan kepada keluarga," kata Halim Ambiya, pendiri sekaligus pengasuh komunitas ini, sebagaimana dinukil dari BBC News Indonesia, Senin (18/5/2020).

Ia menambahkan, Tasawuf Underground juga memiliki program pemberdayaan bagi jemaahnya. Masing-masing berupa pelatihan usaha dan program hapus tato secara gratis.

Ternyata program-program itulah yang kemudian menarik Hamdan untuk bergabung dengan Tasawuf Underground.

Baca juga: Apakah Mobil dan Rumah Wajib Dizakati? 

Komunitas Tasawuf Underground. (Foto: BBC News Indonesia)

"Awalnya saya hanya ingin hapus tato, tapi saya lanjut bergabung dan ikut pengajian karena metode penyampaian materi yang berberbeda," ujar Hamdan.

Ia diketahui baru bergabung dengan Tasawuf Underground pada awal tahun 2020. Kini Hamdan menjadi anggota reguler pengajian di komunitas tersebut.

Baca juga: Al Azhar: Umat Islam Harus Sholat Idul Fitri di Rumah 

(Hantoro)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement