BAKAT KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dalam melawak ternyata melampaui keterbatasan bahasa antarbangsa.
Terbukti ketika dalam sebuah kunjungan di Qatar, Uni Emirat Arab, Presiden RI ke-4 tersebut mendapat sambutan hangat ketika melontarkan kalimat humor saktinya.
Namun yang mencurigakan, sang penerjemah hanya berkata-kata satu atau dua kata saja. Lalu, hadirin tertawa terbahak-bahak.
“Loh, kok cuma sedikit saja terjemahannya?” tanya Gus Dur kepada si penerjemah seusai acara.
"Apa sih yang Anda katakan?” tanya Gus Dur lagi.
(Baca Juga : Kisah Wanita Inggris di Zaman Ratu Victoria, Masuk Islam Usai Bertemu Paus)
“Ya, saya cuma bilang, Presiden Abdurrahman Wahid ini sedang melucu. Lalu saya bilang, harap semua hadirin tertawa.”
*Diadaptasi dari buku Ger-Geran Bersama Gus Dur, penyunting Hamid Basyaib dan Fajar W. Hermawan (2010)
(Muhammad Saifullah )