Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bazaar Virtual Kuliner Indonesia Semarakkan Idul Fitri di San Francisco

Novie Fauziah , Jurnalis-Minggu, 24 Mei 2020 |02:02 WIB
Bazaar Virtual Kuliner Indonesia Semarakkan Idul Fitri di San Francisco
A
A
A

Lebaran di San Francisco tahun ini sangat berbeda dari tahun sebelumnya. Untuk menghindari penyebaran virus di masa pandemi COVID-19, Pemerintah Amerika Serikat mengeluarkan perintah agar masyarakat tetap tinggal di rumah. Semua aktivitas, termasuk bekerja, sekolah, bahkan beribadah dilakukan di rumah.

Dengan memanfaatkan momentum lebaran, KJRI San Francisco menyelenggarakan Bazaar Virtual Kuliner Lebaran pada Rabu, 20 Mei 2020. Acara ini diselenggarakan secara virtual melalui platform zoom dan disiarkan langsung di saluran Youtube.

Sebanyak 285 masyarakat Indonesia antusias mengikuti kegiatan ini. Peserta merupakan warga Indonedia di wilayah kerja KJRI San Francisco yang meliputi California Utara, Negara bagian Washington, Oregon, Alaska, Montana, Idaho, Wyoming, dan Nevada Utara serta juga dari wilayah lain seperti Los Angeles dan New York.

Konsul Jenderal RI di San Francisco, Simon D.I Soekarno dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan ini dilakukan dalam rangka menyambut lebaran. Melalui Bazaar Virtual, diharapkan akan menjadi platform untuk mempertemukan pelaku usaha kuliner Indonesia dengan buyer. “Kegiatan ini juga akan dapat memberikan dampak langsung terutama bagi masyarakat Indonesia yang akan melaksanakan Perayaan Idul Fitri,” ujarnya melalui siaran pers.

Terdapat 16 pelaku usaha kuliner Indonesia dari 4 negara bagian di AS yang berpartisipasi yaitu restoran pop-up Indonesia ChiliCali; food truck SFrasa-rasa dan Bumbu Truck; restoran IndoCafe Seattle, Lime Tree Southeast Asian Kitchen, Beetle Cafe; bisnis catering IndoBox SF, Dapoer Ngebul, Dapur Cita Rasa, Kue Kue SF, Martabak TerangBulan SF, Warung Dolis, Batavia, Juni’s Kitchen, Yetty’s Catering dan pelaku usaha Spesialti Kopi Indonesia, Beaneka.

Peserta mempromosikan menu khusus lebaran seperti set nasi tumpeng lontong mini, set nasi gulai ayam, masakan padang, pesmol ikan, lontong lebaran, martabak, serta berbagai macam kue kering khas lebaran seperti nastar, kastengel, putri salju dan makanan khas Indonesia seperti martabak manis. Beberapa menu makanan bahkan dapat dikirim ke negara bagian lain di AS.

Di tengah kondisi yang sulit dalam menghadapi pandemi COVID-19, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) San Francisco berupaya untuk membantu para pelaku usaha kuliner Indonesia. Para pelaku usaha kuliner ini terdampak oleh lesunya kegiatan ekonomi di masa pandemi.

Melalui kegiatan ini, KJRI San Francisco membantu mempromosikan usaha kuliner mereka kepada diaspora Indonesia. Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan gastrodiplomacy Indonesia.

Dengan sinergi bersama pelaku usaha kuliner Indonesia, maka diplomasi ekonomi, khususnya kuliner Indonesia akan semakin meningkat. Para pelaku kuliner yang berpartisipasi, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan ini karena produk mereka menjadi lebih dikenal dan langsung dipesan oleh masyarakat Indonesia.

(Muhammad Saifullah )

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement