AZRIEL Hermansyah dan Aurel Hermansyah kini tengah menjadi trending topik di laman lini masa. Putra-putri dari pasangan musisi Krisdayanti dan Anang Hermansyah itu saling sindir dengan ayah tirinya, Raul Lemos.
Raul Lemos yang merupakan suami Krtisdayanti setelah bercerai dengan Anang, diduga sempat memaki Aurel yang membuat perseteruan anak dan ayah tiri itu memanas.
Namun, jika dilihat dari persfektif Islam, maka bagaimana adab antara anak dan ayah tiri?
Dai Kondang Indonesia Ustadz Abdurrohman Djaelani atau akrab disapa Udjae menuturkan, seorang anak tetap harus mempunyai akhlak baik terhadap orang yang lebih tua, termasuk ayah tiri sekalipun.
"Saya tidak tahu persoalannya perseteruan di antara keduanya, tetapi saya hanya bisa memberikan gambaran secara umum. Tentang seorang anak, bagaimana adab terhadap orangtua atau kepada yang lebih tua, baik itu adalah oranglain atau orangtua tirinya. Terlepas dari apapun persoalannya," katanya kepada Okezone, Senin (6/8/2020).
Udjae melanjutkan, di sisi lain orangtua juga harus memiliki sikap bijak dalam menghadapi anaknya. Oleh karenanya, alangkah lebih baik masing-masing salin mengambil hati, tidak mudah emosi dalam menghadapi suatu persoalan.
"Ya namanya anak, harus benar-benar bisa memaklumi dan harus benar-benar bersabar. Wallahualam, mudah-mudahan bisa dilakukan dengan baik, jadi sebagai orangtua juga harus bersikap bijak, akan sangat bijak. Di satu sisi seoarang anak harus bisa menunjukan kualitas akhlak yang baik dihadapan orang yang lebih tua," tuturnya.
Sementara Direktur Pondok Pesantren Salman Al Farisi, Jawa Tengah, Ustadz Sanif Alisyahbana mengatakan, adab anak dan orangtua tiri dalam pandangan agama sebenarnya seperti hal pada umumnya, yaitu saling menghormati.
"Terkait dengan masalah adab, tentunya pertama dimulai dengan adab anak kepada bapak dulu, pada dasarnya secara umum seperti adab dia kepada orangtua dalam sisi penghormatan dan seterusnya. Hanya ada perbedaan dari sisi bahwa anak angkat ini tidak merubah nasab sehingga tidak merubah status (nasab ayah kandungnya)" ujarnya
Lebih lanjut, bahwa bentuk pernghormatan kepada orangtua angkat ini adalah sebagai bentuk balasan kebaikan yang mereka lakukan, karena sejak kecil dididik, dirawat dan seterusnya.
"Dan tentunya dalam mengaplikasikan bentuk penghormatan ini durhaka termasuk tidak diperbolehkan, akan tetapi dosanya berbeda kedurhakaan anak kandung dan anak tiri kepada bapak angkatnya. Sebab kedudukan nasab tetap lebih tinggi daripda kedudukan orangtua angkat," pungkasnya.
(Salman Mardira)