5 Perbuatan Memuliakan Tetangga yang Harus Dijalankan Muslimin

Hantoro, Jurnalis · Rabu 08 Juli 2020 11:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 08 616 2242982 5-perbuatan-memuliakan-tetangga-yang-harus-dijalankan-muslimin-184h30nAf6.jpg Ilustrasi memuliakan tetangga. (Foto: Dok Okezone/Heru Haryono)

SEMUA Muslim diwajibkan berbuat baik dan memuliakan tetangga. Pasalnya, tetangga memiliki kedudukan sangat besar dan penting dalam kehidupan manusia. Hal ini sebagaimana diperintahkan Allah Subhanahu wa ta'ala dan diajarkan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam.

Dengan memuliakan serta berbuat baik kepada tetangga akan mencerminkan akhlak seorang Muslim. Keberkahan pun akan diberikan oleh Allah Ta'ala dalam menjalani kehidupan di lingkungan tersebut.

Baca juga: Setiap Muslimin Wajib Memuliakan Tetangga, Ini Keutamaannya 

Lalu, bentuk-bentuk perbuatan baik seperti apa yang bisa dilakukan kaum Muslimin dalam memuliakan tetangga? Berikut ini penjelasannya, sebagaimana dikutip dari Muslim.or.id, Rabu (8/7/2020).

1. Sedekah harta

Seorang mukmin bisa memberikan sedekah kepada tetangganya jika memang membutuhkan. Anjuran bersedekah kepada tetangga ini sangat ditekankan oleh Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam:

لَيْسَ الْـمُؤْمِنُ الَّذيْ يَشْبَعُ وَجَارُهُ جَائِعٌ إلَى جَنْبِهِ

Artinya: "Bukan mukmin, orang yang kenyang perutnya sedang tetangga sebelahnya kelaparan." (HR Al Baihaqi dalam Sunan Al Kubra 18108, disahihkan Al Albani dalam Silsilah Ash Shahihah 149)

2. Membagi makanan

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam juga bersabda:

إِذَا طَبَخْتَ مَرَقًا فَأَكْثِرْ مَاءَهُ ، ثُمَّ انْظُرْ أَهْلَ بَيْتٍ مِنْ جِيْرَانِكَ فَأَصِبْهُمْ مِنْهَا بِمَعْرُوْفٍ

Artinya: "Jika engkau memasak sayur, perbanyaklah kuahnya. Lalu lihatlah keluarga tetanggamu, berikanlah sebagiannya kepada mereka dengan cara yang baik." (HR Muslim 4766)

Baca juga: Ini Hak Tetangga yang Perlu Dipenuhi di Tengah Pandemi Corona 

3. Memberi salam

Dari Abu Hurairah Radhiallahu anhu, Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda:

لا تَدْخُلُونَ الجَنَّةَ حتَّى تُؤْمِنُوا، ولا تُؤْمِنُوا حتَّى تَحابُّوا، أوَلا أدُلُّكُمْ علَى شيءٍ إذا فَعَلْتُمُوهُ تَحابَبْتُمْ؟ أفْشُوا السَّلامَ بيْنَكُمْ

Artinya: "Tidak akan masuk surga hingga kalian beriman. Dan kalian tidak dikatakan beriman hingga kalian saling mencintai. Maukah aku tunjukkan sesuatu yang jika dilakukan akan membuat kalian saling mencintai? Sebarkan salam di antara kalian." (HR Muslim Nomor 54)

Dari Abdullah bin Amr bin Al Ash Radhiallahu anhu, Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam bersabda:

اعبُدوا الرحمنَ ، و أطعِمُوا الطعامَ ، وأَفشوا السَّلامَ ، تَدخُلوا الجنَّةَ بسَلامٍ

Artinya: "Sembahlah Ar Rahman semata, berikanlah makan (kepada yang membutuhkan), tebarkanlah salam, maka engkau akan masuk surga dengan selamat." (HR Bukhari dalam Adabul Mufrad 981, Ibnu Majah 3694, disahihkan Al Albani dalam Silsilah Ash Shahihah, 2/115)

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

4. Menjenguk ketika sakit

Mengunjungi orang sakit merupakan perbuatan mulia. Ada keutamaan yang agung dan pahala besar di baliknya.

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

إِذَا عَادَ الرَّجُلُ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ مَشَى فِيْ خِرَافَةِ الْجَنَّةِ حَتَّى يَجْلِسَ فَإِذَا جَلَسَ غَمَرَتْهُ الرَّحْمَةُ، فَإِنْ كَانَ غُدْوَةً صَلَّى عَلَيْهِ سَبْعُوْنَ أَلْفَ مَلَكٍ حَتَّى يُمْسِيَ، وَإِنْ كَانَ مَسَاءً صَلَّى عَلَيْهِ سَبْعُوْنَ أَلْفَ مَلَكٍ حَتَّى يُصْبِحَ

Artinya: "Apabila seseorang menjenguk saudaranya yang Muslim (yang sedang sakit), maka (seakan-akan) dia berjalan sambil memetik buah-buahan surga sehingga dia duduk, apabila sudah duduk maka diturunkan kepadanya rahmat dengan deras. Apabila menjenguknya di pagi hari maka tujuh puluh ribu malaikat mendoakannya agar mendapat rahmat hingga waktu sore tiba. Apabila menjenguknya di sore hari, maka tujuh puluh ribu malaikat mendoakannya agar diberi rahmat hingga waktu pagi tiba." (HR At-Tirmidzi, Ibnu Majah dan Imam Ahmad dengan sanad sahih)

Baca juga: Demi Kehidupan yang Harmonis, Ketahui 13 Adab Bertetangga Ini 

Lalu ketika menjenguk tetangga yang sakit hendaknya mendoakan:

لاَ بَأْسَ طَهُورٌ اِ نْ شَآ ءَ اللّهُ

Artinya: "Tidak mengapa, semoga sakitmu ini membersihkanmu dari dosa-dosa, insya Allah." (HR Al Bukhari)

Atau doa:

أَسْأَلُ اللَّهَ العَظِيمَ رَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ أَنْ يَشْفِيَكَ

Artinya: "Aku memohon kepada Allah Yang Maha Agung agar menyembuhkan penyakitmu." (HR At-Tirmidzi dan Abu Daud)

Ilustrasi tetangga. (Foto: Heru Haryono/Okezone)

5. Senyum

Senyum kepada tetangga akan menimbulkan kebahagiaan. Tidak ada hati yang fitrah dan bersih kecuali pasti akan memberikan respons positif terhadap senyuman.

Wajah yang penuh senyum adalah akhlak Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam. Sebagaimana diceritakan Jarir bin Abdillah Radhiallahu anhu:

ما حجبَني رسول الله – صلى الله عليه وسلم – منذ أسلمتُ، ولا رآني، إلا تبسَّم في وجهي

Artinya: "Sejak aku masuk Islam, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam tidak pernah menghindari aku jika aku ingin bertemu dengannya, dan tidak pernah aku melihat Beliau kecuali Beliau tersenyum kepadaku." (HR Bukhari Nomor 6089)

Senyuman juga perbuatan yang diperintahkan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam dalam berinteraksi sosial. Rasulullah bersabda:

تبسُّمك في وجْه أخيك صدَقة

Artinya: "Senyummu terhadap wajah saudaramu adalah sedekah." (HR Tirmidzi 1956, ia berkata: 'Hasan gharib'. Disahihkan oleh Al Albani dalam Shahih At Targhib)

Baca juga: Tiga Jenis Tetangga dan Hak Mereka Menurut Ajaran Islam 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya