Kisah Cucu Nabi Merasa Cukup Pemberian dari Allah Ta'ala, Patut Ditiru

Ade Naura, Jurnalis · Minggu 09 Agustus 2020 17:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 09 330 2259428 kisah-cucu-nabi-merasa-cukup-pemberian-dari-allah-ta-ala-patut-ditiru-cgmq8n4CWR.jpg Ilustrasi tanah Arab. (Foto: Istimewa/Baztab)

RODA kehidupan terus berputar. Tidak selalu di atas atau berada di bawah. Artinya, hidup tidak selalu bagus, tetapi pasti ada saja ujian yang dihadapi.

Namun bukan berarti semua orang harus mengetahui masalah atau kesusahan yang sedang dialami. Lebih tepatnya orang lain tidak perlu tahu apa yang sebenarnya dilalui.

Baca juga: Kisah Seorang Muslim Bebas dari Hukuman Potong Tangan Berkat Saksi Unta 

Jika sedang merasa sedih atau terpuruk, atau bahkan hidup susah, lebih baik curhat kepada Allah Subhanahu wa ta'ala. Allah Yang Maha-Mengetahui dan Mendengar.

Seperti kisah cucu Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam yang diceritakan oleh Habib Muhammad Albagir dalam ceramahnya di akun Youtube Muezza Net. Zaina Hasan bin Ali bin Abi Thalib adalah cucu dari Nabi Muhammad.

Beliau adalah orang yang selalu memakai baju bagus agar selalu merasa cukup kepada Allah Subhanahu wa ta'ala, tidak butuh dengan orang lain, tidak dilihat susah.

Dalam satu riwayat diceritakan ada seorang nenek-nenek Yahudi mendatangi Zaina Hasan dan berkata, "Hai cucu Muhammad, kalau pakai baju selalu bagus. Kakekmu bilang dunia ini penjaranya orang beriman dan surganya orang kafir. Tetapi kamu orang beriman, hidup kamu senang saja. Saya yang tidak beriman malah susah."

"Di penjara saja bajunya sudah bagus, bagaimana nanti di surga jauh lebih indah bajunya," jawab Zaina Hasan.

Baju yang Zaina pakai memang bagus jubahnya, namun sebenarnya di dalam gamisnya sudah robek. Itulah Zaina Hasan agar tidak dikasihani orang lain.

Baca juga: 7 Amalan yang Selalu Dikerjakan Rasulullah: Sedekah hingga Istigfar 

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Habib Muhammad Albagir mengatakan maka jauhilah sifat seperti itu, bukan berarti sombong. Tetapi kalau memang tidak butuh bantuan orang lain ya jangan.

"Disebutkan al bugud yaitu benci dengan dunia yang berlebihan dari hajat kita, yang berlebihan dari syariat kita, yang bisa membawa kita pada kemaksiatan," ujar Habib Muhammad Albagir.

Dikarenakan banyak di dunia ini yang menghabiskan kekayaannya secara kurang tepat. Namun tentu juga banyak orang kaya yang baik, taat beribadah kepada Allah Subhanahu wa ta'ala, dan ikhlas.

Wallahu a'lam bishawab.

Baca juga: Diberi Tumpukan Sampah, Ini Jawaban Bijak Nabi Muhammad 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya