Perbanyak Istighfar demi Raih Ampunan Allah Ta'ala

Mustafidhotul Ummah, Jurnalis · Selasa 01 September 2020 18:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 01 330 2271037 perbanyak-istighfar-demi-raih-ampunan-allah-ta-ala-JCRJjubHwW.JPG Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

ISTIGHFAR merupakan kalimat yang sangat dicintai oleh Allah Subhana wa Ta’ala, karena dapat menghapus dosa-dosa kita. Dosa dapat diartikan sebagai buah dari perbuatan buruk atau perilaku tidak terpuji.

Dengan adanya dosa dapat menyebabkan seseorang masuk ke neraka, naudzubillah min dzalik. Memohon ampun kepada Allah dengan cara beristighfar merupakan perbuatan yang sangat dianjurkan. Bahkan dalam Alquran banyak ayat yang menunjukkan keutamaan dalam membaca istighfar, salah satunya Surah Nuh ayat 10-12:

فَقُلْتُ ٱسْتَغْفِرُوا۟ رَبَّكُمْ إِنَّهُۥ كَانَ غَفَّارًا

يُرْسِلِ ٱلسَّمَآءَ عَلَيْكُم مِّدْرَارًا

وَيُمْدِدْكُم بِأَمْوَٰلٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَل لَّكُمْ جَنَّٰتٍ وَيَجْعَل لَّكُمْ أَنْهَٰرًا

Artinya: “Maka, aku (Nuh) berkata (kepada mereka), “Mohonlah ampunan kepada Tuhanmu, Sungguh, Dia Maha Pengampun. Niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu, dan Dia memperbanyak harta dan anak-anakmu dan mengadakan kebun-kebunmu dan mengadakan sungai-sungai untukmu,” (QS. Nuh: 10-12).

Maksud dari ayat di atas adalah bahwa Nabi Nuh alaihissalam menyuruh kepada kaumnya untuk memohon ampun kepada Allah atau beristighfar. Dan Nabi Nuh juga menjelaskan keistimewaan dari beristighfar yaitu dapat mendatangkan banyak rezeki.

Baca juga: Sains Buktikan Gravitasi Bumi Sesuai Penjelasan Alquran

Pengasuh Pondok Pesantren Ilmu Alquran (PIQ) Al-Misbah Jakarta, KH Misbahul Munir Cholil mengatakan, setiap manusia tentu tak luput dari dosa, dan sejatinya mengaku bersalah di hadapan Allah Subhanahu wa Ta'ala.

"Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam mengingatkan kepada umatnya bahwa kita manusia ini adalah tempatnya salah, tempatnya dosa dan sebaik-baiknya orang yang berbuat dosa adalah mereka yang mau bertobat kepada Allah," katanya, dikutip dari channel YouTube iNews Religi, Selasa (1/9/2020).

"Jangan bosan untuk membaca istighfar. Rasulullah mencontohkan, padahal Rasulullah sudah dijamin masuk surga, tapi Rasulullah tidak lepas membaca istighfar,” sambungnya.

Mengakui segala dosa di hadapan Allah adalah perbuatan terpuji dan tentunya Allah menjamin kepada hambaNya jika rajin beristighfar, Dia akan memberi jalan keluar untuk para hambaNya.

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

وَاللَّهِ إِنِّى لأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ فِى الْيَوْمِ أَكْثَرَ مِنْ سَبْعِينَ مَرَّةً

Artinya: “Demi Allah. Sungguh aku selalu beristighfar dan bertobat kepada Allah dalam sehari lebih dari 70 kali,” (HR. Bukhari).

Terdapat bacaan yang bisa kita amalkan untuk mengundang pengampunan Allah Azza wa Jalla. Doa tersebut disebut sebagai Sayyidul Istighfar. Berikut bacaan Sayyidul Istighfar:

للَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ

Artinya : ”Ya Allah Engkau adalah Tuhanku, Tidak ada Tuhan selain Engkau yang telah menciptakanku, sedang aku adalah hamba-Mu dan aku diatas ikatan janji –Mu. Dan Aku berjanji kepada-Mu dengan semampuku, Aku berlindung kepadamu dari segala kejahatan yang telah aku perbuat. Aku mengakui-Mu atas nikmat-Mu terhadap diriku dan aku mengakui dosaku pada-Mu, maka ampunilah aku, sesungguhnya tiada yang boleh mengampuni segala dosa kecuali Engkau”. (HR. Bukhari).

Semoga kita dapat istiqamah memperbanyak istighfar kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala maupun kalimat dzikir lainnya, demi meraih ridha dan ampunanNya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini