Ingin Saling Menasihati Tak Perlu Menunggu Diri Menjadi Maksum

Vitrianda Hilba Siregar, Jurnalis · Selasa 29 Desember 2020 16:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 29 330 2335761 ingin-saling-menasihati-tak-perlu-menunggu-diri-menjadi-maksum-3P3iZ7GfL7.jpg Di dalam keluarga, menasihati anak adalah bagian penting. (Foto:Freepix)

JAKARTA- Saling memberi nasihat kepada sesama saudara karena di dalamnya terdapat kebaikan dan kesejukan hati.

Berikanlah nasihat dan pesan kebaikan kepada orang lain, walaupun Anda sendiri masih banyak kekurangan.

Baca Juga: Manfaat Membantu Saudara, Ustaz Firanda: Di Hari Kiamat Akan Banyak Keajaiban

Dikutip dari grup kajian Al Ghuroba Lumajang pada Selasa (29/12/2020), Ustaz Dr.Musyaffa Ad Dariny, Lc, MA menyebutkan Ibnu Rajab Al-Hambali berkata:

“Tetap bagi setiap orang untuk mengajak yang lain pada kebaikan dan melarang dari kemunkaran. Tetap ada saling menasihati dan saling mengingatkan. Seandainya yang mengingatkan hanyalah orang yang maksum (yang bersih dari dosa, pen.), tentu tidak ada lagi yang bisa memberi nasihat sepeninggal Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam (SAW)

Baca Juga: Saat Hari Kiamat, Ada 4 Golongan Manusia yang Minta Ditangguhkan Perkaranya

Karena sepeninggal Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam (SAW)? tidak ada lagi yang maksum.” (Lathaif Al-Ma’arif fima Al-Mawasim Al-‘Aam mi Al-Wazhaif. Cetakan pertama, tahun 1428 H. Ibnu Rajab Al-Hambali. Penerbit Al-Maktab Al-Islami)

Justru dengan langkah memberi nasihat itu, kita akan berusaha menjadi lebih baik, dan menambah rasa malu kita untuk bermaksiat.

Dan pahala untuk orang yang menunjukkan kebaikan kepada orang lain tidak disyaratkan harus menjadi sempurna atau harus melakukannya lebih dulu. Wallahu a’lam. 

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini