Pahala Menafkahi Janda, Ternyata Setara Mujahid

Vitrianda Hilba Siregar, Jurnalis · Rabu 03 Februari 2021 13:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 03 330 2355733 pahala-menafkahi-janda-ternyata-setara-mujahid-ziZVhewBwA.jpg Menikahi janda menjadi cara memuliakannya. (Foto:Freepik)

JAKARTA- Memberi nafkah janda ada keutamaan khusus, terutama ganjaran pahala yang dijanjikan Allah Ta'ala. Namun patut dicatat ada perbedaan yang sangat jelas antara menafkahi janda dan  menikah dengan janda.

Ustadz Ammi Nur Baits selaku Dewan Pembina Konsultasisyariah menjelaskan:

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

"Orang yang berusaha memenuhi kebutuhan janda dan orang miskin, pahalanya seperti mujahid fi Sabilillah atau seperti orang yang rajin puasa di siang hari dan rajin tahajud di malam hari." (HR. Bukhari 6006 & Muslim 7659)

Baca Juga: Filipina Setujui 1 Februari Hari Hijab Nasional

Dikutip dari laman Konsultasisyariah pada Rabu (3/2/2021) disebutkan, pahala yang luar biasa, dan kesempatan bagi siapapun yang saat ini bercita-cita ingin mendapatkan pahala jihad. Semoga bisa dikumpulkan bersama para mujahidin.

Ibnu Batthal dalam syarh Shahih Bukhari mengatakan:

Baca Juga: Hari Ini Milad Almarhum Syekh Ali Jaber, Begini Kisah Awal Kedatangannya di Indonesia

"Siapa yang tidak mampu berjihad di jalan Allah, tidak mampu rajin tahajud atau puasa di siang hari, hendaknya dia praktekkan hadis ini. Berusaha memenuhi kebutuhan hidup janda dan orang miskin, agar kelak di hari kiamat dikumpulkan bersama para mujahidin fi Sabilillah. Tanpa harus melangkah di medan jihad atau mengeluarkan biaya, atau berhadapan dengan musuh. Atau agar dikumpulkan bersama orang yang rajin puasa dan tahajud." (Syarh Shahih Bukhari – Ibnu Batthal)

Apa makna menafkahi janda?

Hadis di atas memotivasi untuk menafkahi janda, bukan menikahi janda. Meskipun bisa juga amal baik seorang lelaki ditunjukkan dalam bentuk menikahi janda. Dan jika janda ini dinikahi maka statusnya bukan lagi janda.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Akan tetapi hadis ini menganjurkan untuk memenuhi kebutuhan janda. Terutama janda tua yang tidak memiliki keluarga yang bisa memenuhi kebutuhannya.

An-Nawawi mengatakan:

"Yang dimaksud “berusaha memenuhi nafkah” artinya bekerja untuk memenuhi kebutuhan nafkah janda." (Syarh Shahih Muslim, 18/112) Allahu a’lam. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya