Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ibu Kerap Berbuat Maksiat, Bagaimana Anak Harus Menyikapinya?

Vitrianda Hilba Siregar , Jurnalis-Jum'at, 05 Februari 2021 |10:28 WIB
Ibu Kerap Berbuat Maksiat, Bagaimana Anak Harus Menyikapinya?
Bakti anak kepada orangtua. (Foto:Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Seorang ibu kerap berbuat maksiat  berzina karena status janda. Lalu apakah anak harus tetap berbakti walaupun perbuatan orangtuanya tadi sudah mempermalukan keluarga?

Pertanyaan ini muncul dalam sebuah kajian yang disampaikan seorang jamaah. Jamaah tadi juga menyampaikan bagaimana agar perasaan sang anak bisa tenang dan memaafkan kesalahan sang ibu agar bisa terus berbakti tanpa ada bayang-bayang kesalahan sang ibu?

Ustaz Muhammad Ihsan yang mendapat pertanyaan itu menjelaskan, bahkan, jika seorang ibu melakukan sebuah dosa yang paling besar di muka bumi, seorang anak tetap wajib berbuat baik kepada ibunya.

Baca Juga: Bolehkah Harta Wakaf Dijual? Berikut Penjelasanya

Allah Ta'ala berfirman:

وَإِنْ جَاهَدَاكَ عَلَىٰ أَنْ تُشْرِكَ بِي مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ فَلَا تُطِعْهُمَا ۖ وَصَاحِبْهُمَا فِي الدُّنْيَا مَعْرُوفًا ۖ

“Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik”.(QS. Lukman: 15)

Baca Juga: Takhayul Zaman Nabi, Kisah Firaun Menyihir Tali Menjadi Ular

Maka Allah tetap menyuruh seorang anak berbakti kepada orang tuanya walaupun kedua orang tuanya tersebut melakukan kesyirikan dan menyuruh berbuat syirik, apalagi jika dosa yang dilakukan di bawah dosa syirik.

"Apalagi seorang ibu, mengingat jasa yang telah beliau berikan ketika melahirkan dan membesarkan seorang anak," ujarnya dikutip pada Jumat (5/2/2021).

Malah ini, kata dia, adalah kesempatan seorang anak berbakti kepada ibunya, dengan mengajak ibunya ke jalan hidayah, menjadi penyebab hidayah untuk sang ibu, dan ini merupakan sebaik-baik kebaktian anak.

"Ingatlah, jika kita memberikan apa yang kita punya untuk berbakti kepada ibu, itu tidak akan bisa membalaskan jasa-jasa beliau, lalu bagaimana kita tidak bisa melupakan kesalahan ibu jika beliau sudah bertobat kepada Allah," ucapnya.

Ustaz Muhammad Ihsan juga mencoba menggambarkan jika seorang anak yang terjatuh ke dalam kemaksiatan yang serupa -semoga Allah melindungi kita semua dari dosa zina-, kira-kira bagaimanakah sikap ibu kepada anak tersebut?

"Pastinya sang ibu akan menolong anaknya keluar dan bertobat dari kubangan dosa besar tersebut," tuturnya.

Semoga Allah memberikan hidayah kepada kita semua dalam menempuh jalan yang Allah ridhai.Wallahu a’lam. 

(Vitrianda Hilba Siregar)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement