Hukum Puasa Tetapi Tidak Sahur, Sah atau Tidak?

Vitrianda Hilba Siregar, Jurnalis · Jum'at 26 Maret 2021 05:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 25 330 2384023 hukum-puasa-tetapi-tidak-sahur-sah-atau-tidak-HiarSd5V94.jpg Makan sahur bersama. (Foto:Freepik)

JAKARTA - Hukum puasa tetapi tidak sahur apakah puasanya tetap sah? Pertanyaan ini kerap muncul di tengah-tengah kaum Muslimin.

Mungkin ada yang bertanya-tanya kebingungan. Semalam sebenarnya sudah berniat untuk berpuasa. Namun, ternyata tidak bangun makan sahur. Bangun paginya pun telat, pas waktu azan subuh. Apakah boleh tetap berpuasa ketika itu?

Ustaz Muhammad Abduh Tuasikal dikutip dari laman Rumasyo pada Jumat (26/3/2021) menjelaskan dengan mengutip penjelasan Syaikh ‘Abdul Aziz bin ‘Abdillah bin Baz rahimahullah.

Syaikh ‘Abdul Aziz bin ‘Abdillah bin Baz rahimahullah pernah ditanya: “Ada orang yang tertidur dan luput dari makan sahur di bulan Ramadhan, namun dia sudah berniat untuk makan sahur. Apakah puasanya tetap sah?”

Baca Juga: Puasa Ramadhan Membentuk Manusia seperti Terlahir kembali

Dijawab Syaikh ‘Abdul Aziz bin ‘Abdillah bin Baz rahimahullah:

Puasanya tetap sah karena sahur bukanlah syarat sahnya puasa. Makan sahur hanyalah mustahab (dianjurkan atau sunnah). Karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Makan sahurlah karena di dalama makan sahur terdapat keberkahan” (HR. Bukhari no. 1923 dan Muslim no. 1095) [Majmu’ Fatawa Ibnu Baz, 15/321]

Catatan: Jadi jika sudah berniat di malam hari, lalu makan sahurnya kelewatan karena ketiduran misalnya, maka dia masih boleh berpuasa hingga waktu maghrib. Inilah syaratnya, harus ada niat di malam hari terlebih dahulu.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

(Vitri)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya