Menyambut Bulan Ramadhan dengan Cara yang Syar'i

Vitrianda Hilba Siregar, Jurnalis · Selasa 30 Maret 2021 15:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 30 330 2386535 menyambut-bulan-ramadhan-dengan-cara-yang-syar-i-3FBPN96I2Y.jpg Puasa bulan Ramadhan. (Foto:Freepik)

JAKARTA - Menyambut bulan Ramadhan dengan cara yang syar’i. Bulan Ramadhan adalah bulan yang teramat mulia maka sudah sepantasnya umat Islam menyambut dengan suka cita. 

Sesaat lagi kita akan kedatangan tamu agung, bulan yang sangat mulia, bulan Al-Quran. Yaitu bulan Ramadhan, yang mana kedatangannya membawa ampunan.

Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda,

“Antara shalat yang lima waktu, antara jum’at yang satu dan jum’at berikutnya, antara Ramadhan yang satu dan Ramadhan berikutnya, di antara amalan-amalan tersebut akan diampuni dosa-dosa selama seseorang menjauhi dosa-dosa besar.” (HR. Muslim)

Baca Juga: Keutamaan Bulan Ramadhan, Ayo Gapai Ridha-Nya

Nabi صلى الله عليه وسلم juga bersabda,

“Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah maka dosanya di masa lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda,

“Barang siapa melakukan qiyam Ramadhan (shalat tarawih) karena iman dan mencari pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Baca Juga: Itikaf dan Iftar Dilarang Digelar di Masjidil Haram dan Nabawi Selama Ramadhan

Kita ini setiap tahun menjumpai bulan Ramadhan (semasa kita hidup), jangan sampai Ramadhan itu menjadi hampa karena setiap tahun kita berjumpa dengannya.

Ada sebuah kaidah yang masyhur :

“Sering dan banyaknya interaksi, itu bisa mematikan sensitivitas” Tapi kalau kaidah ini kita terapkan di setiap ibadah kita, dan kita terapkan juga di Bulan Ramadhan, berbahaya sekali. Ini fatal sekali, sehingga Bulan Ramadhan itu bisa jadi bumerang buat kita.

Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda,

“Celakalah seorang hamba yang mendapati bulan Ramadhan kemudian Ramadhan berlalu dalam keadaan dosa-dosanya belum diampuni.” (HR. Ahmad)

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Abu Yusuf Akhmad Ja’far dalam bukunya "Menjadikan Bulan Ramadhan Lebih Bermakna" dikutip pada Selasa (30/3/2021) menyebutkan Imam Qatadah rahimahullah mengatakan, “Siapa saja yang tidak diampuni di bulan Ramadhan, maka sungguh di hari lain (di luar Ramadhan), ia pun akan sulit diampuni.” Ketika Bulan Ramadhan itu akses maksiat banyak ditutup, tapi kita masih melakukan maksiat. Sungguh sangat merugi dan celaka kita ini.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:

“Apabila Ramadhan tiba, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan dibelenggu.” (HR. Bukhari dan Muslim ). Maka rugi besar, jika kita tidak benar benar memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk melakukan ketaatan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya