Rezeki Sempit, Mungkin Ini Jadi Penyebabnya

Vitrianda Hilba Siregar, Jurnalis · Senin 03 Mei 2021 17:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 03 330 2404782 rezeki-sempit-mungkin-ini-jadi-penyebabnya-4uynF8Qe6M.jpg Berdoa dan memohonlah kepada Allah Ta'ala. (Foto:Freepik)

JAKARTA - Rezeki semua mahluk hidup, termasuk manusia sudah ditetapkan Allah Ta'ala. Menjadi persoalan sempit rezeki yang didapat sering menjadi keluhan. Padahal rezeki itu tidak hanya soal materi atau uang.

Diberi umur panjang untuk terus bekerja dan beriman kepada Allah Allah Subhanahu wa ta'ala termasuk salah satu rezeki. Bisa makan yang cukup juga rezeki. Bernapas tanpa bantuan tabung oksigen juga rezeki.

Bayangkan orang yang sakit dan ingin bernapas harus menggunakan tabung oksigen, di mana harga satu tabungnya mencapai jutaan rupiah. Maka jika menghitung nikmat Allah Azza wa jalla berupa rezeki tidak akan sanggup karena Allah Ta'ala memberikannya kepada manusia setiap saat.

"Kerusakan yang ia dapatkan karena terlalu cinta dunia adalah gundah, merasa miskin, dan usahanya tidak lancar. Di dalam otaknya hanya terdapat dunia, dunia, dan dunia," ujar Ustadz Ahmad Zainuddin dalam ceramahnya, dikutip dari akun Youtube Yufid TV, Senin (3/5/2021).

Baca Juga: Bulan Ramadhan Akan Hadir 2 Kali dalam 1 Tahun, Kapan Itu?

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda: "Siapa yang menjadikan dunia tekadnya paling besar, maka Allah Subhanahu wa ta’ala akan menghancurkan usahanya, dan menjadikan kefakiran di depan kedua matanya, dan tidak didatangkan dunia kepadanya kecuali yang sudah ditakdirkan untuknya. Siapa yang menjadikan akhirat adalah tekad utamanya, Allah Subhanahu wa ta’ala akan menjadikan kekayaannya di dalam hatinya, dan Allah Subhanahu wa ta’ala akan mengumpulkan (menguatkan) usahanya." (HR Ibnu Majah nomor 4105)

Baca Juga: Mudik Idul Fitri Diharamkan Fatwa Ulama

"Rasulullah berpesan ketika manusia bekerja untuk dunia, Beliau mengatakan: Takwa kepada Allah, perbaiki hubunganmu dengan Allah, dan usaha yang baik. Takwa mempunyai persentase yang lebih besar daripada usaha itu. Contoh nyata orang yang bertakwa dengan usaha yang sedikit akan menghasilkan yang banyak," jelas Ustadz Ahmad Zainuddin.

Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman dalam Alquran Surah Ath-Thalaq (65) Ayat 2–3:

"... Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia membukakan jalan keluar baginya. Dan Dia memberikan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barang siapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan-Nya ..."

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Orang-orang yang menjalani hidupnya penuh dengan ketakwaan, maka akan Allah Subhanahu wa ta'ala cukupkan hatinya dengan rasa kaya. Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam juga menyuruh manusia untuk selalu melihat ke bawah, yaitu orang-orang yang keadaan hidupnya berbeda di bawah kita agar selalu mensyukuri nikmat-Nya.

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, "Jika salah seorang di antara kalian melihat orang yang memiliki kelebihan harta dan bentuk (al khalq), lihatlah orang yang berada di bawahnya." (HR Bukhari dan Muslim)

Seperti dikutip dari buku '400 Kebiasaan Keliru dalam Hidup Muslim' karya Abdillah Firmanzah Hasan, Ibnu hajar menjelaskan: "Yang dimaksud dengan al khalq adalah bentuk tubuh. Juga termasuk adalah anak-anak, pengikut, dan segala sesuatu yang berkaitan dengan kenikmatan duniawi."

Sebagai Muslim sudah seharusnya hati disibukkan dengan amalan salih karena akan mendatangkan ketakwaan. Semoga Allah Subhanahu wa ta'ala menghindarkan manusia dari kesibukan duniawi yang dapat menjerumuskan kepada kefakiran. Aamiin.

Wallahu a'lam bishawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya