5 Larangan Keras Saat Hubungan Intim Suami Istri

Dewi Kania, Jurnalis · Kamis 17 Juni 2021 14:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 17 330 2426686 5-larangan-keras-saat-hubungan-intim-suami-istri-wyLPoz4Vph.jpg Hubungan intim suami patut memperhatikan adab-adabnya. (Foto: Freepik)

HUBUNGAN intim suami-istri wajib dilakukan, terlebih bagi suami menggauli istrinya wajib sepanjang tidak ada udzur. Namun begitu ada hal sangat patut dilakukan bagi suami saat menggauli istrinya. Ada adab dan larangan-larangan yang harus dipatuhi supaya perbuatan itu tidak menuai dosa.

Ustadz Fauzan Amin dalam sebuah dakwahnya menjelaskan beberapa tentang hal tersebut, yakni

1. Suami dilarang mendatangi istrinya melalui anal atau dubur.

Baca Juga: 5 Usaha Pencurian Jenazah Nabi Muhammad SAW Semuanya Berakhir Gagal

 Bersetubuh melalui dubur dilarang keras dalam Islam. Bahkan sebagian ulama menyebut perbuatan tersebut sama dengan zina. Selain bisa menyakiti istri, juga berbahaya buat kesehatan karena ada begitu banyak bakteri di sana.

2. Suami dilarang datang secara diam-diam kepada istrinya

Baca Juga: Doa Menginginkan Kehadiran Anak Laki-Laki

Dalam momen berhubungan setidaknya suami harus minta izin istri. Kalau datang diam-diam atau menyentuh badannya langsung tanpa bilang, hati-hati Anda bisa tak mendapatkan pahala. Pemanasan tetap dibutuhkan agar istri siap berhubungan.

3. Dilarang di tempat terbuka

Ketika melakukan hubungan suami istri haruslah dilakukan di tempat tertutup. Jadi jelas berhubungan di tempat terbuka apalagi jadi tontotan adalah dosa besar.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

4. Tidak berhubungan saat badan masih kotor

Seperti Abu Rafi’ radhiyallahu ‘anhu berkata: Rasulullah pada suatu hari pernah menggilir istri-istri beliau, beliau mandi tiap kali selesai berhubungan bersama ini dan ini.

Aku bertanya, “Ya Rasulullah, bukankah lebih baik engkau cukup sekali mandi saja?” Beliau menjawab, “Seperti ini lebih suci dan lebih baik serta lebih bersih.” (HR. Abu Daud dan Ahmad).

5. Dilarang menggauli ketika istri sedang haid atau datang bulan

Berhubungan saat istri lagi haid dilarang oleh agama. Secara kesehatan juga berisiko menimbulkan infeksi dan iritasi.

Larangan menggauli istri saat haid juga ada dalam Alquran Surah Al Baqarah ayat 222, “Haid itu adalah suatu kotoran. Karena itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haid; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya