5 Anak Band Hijrah Tinggalkan Musik, Banyak Tantangan Tetap Istaqamah dan Yakin

Tim Okezone, Jurnalis · Kamis 12 Agustus 2021 07:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 11 330 2454277 5-anak-band-hijrah-tinggalkan-musik-banyak-tantangan-tetap-istaqamah-dan-yakin-cLMkfh6Ut0.jpg 5 anak band putuskan hijrah meninggalkan hingar bingar musik. (Foto: Freepik/Ilustrasi)

5 ANAK band  hijrah dan meninggalkan hingar bingar musik. Mereka memutuskan untuk mengubah haluan hidupnya. Dari hingar bingar musik kini menjadi berusaha menjadi Muslim yang taat menjalankan petunjuk hidup Alquran dan As-Sunnah.

Saat memutuskan hijrah para anak band mengaku menemui ujian yang berat. Mulai pendapatan menurun drastis hingga ditinggalkan kawan-kawan sesama satu grup anak band, hingga komentar lainnya.

Baca Juga: Renungan Malam, Tiga Waktu Penyesalan yang Terlambat untuk Manusia Sesali

Nah berikut ini 5 anak band yang memutuskan hijrah meninggalkan hingar bingar musik.

1. Ahmad Zarkasyi


Eks vokalis band metal Purgatory, ketika memutuskan hijrah. Tidak hanya berhenti dari dunia musik, mantan rockstar ini bahkan memutuskan keluar dari pekerjaannya untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa ta'ala.

Ahmad Zarkasyi mengatakan, fase terberat saat hijrah adalah di masa-masa transisi atau perubahan gaya hidup. Menurut dia, itu adalah ujian yang dihadapinya saat memutuskan berhijrah.

Baca Juga: Amalan Bulan Muharram Puasa Tasua dan Asyura

"Fase-fase paling berat ya memang itu, transisi, perubahan gaya hidup, lifestyle. Kalau tidak diimbangi dengan ngaji dan kajian, kemudian tiba-tiba turun drastis di titik ke nol, atau minus, mungkin enggak kuat," kata Abu Taqo –sapaannya, dikutip dari IGTV @lawyer.sunnah, Kamis (12/8/2021).

Dia menceritakan, masa awal hijrah sempat terbesit untuk kembali ngeband bersama teman-temannya. Pikiran tersebut muncul lantaran tuntutan keluarga. Namun, pikiran itu dihapusnya saat kembali mengingat tujuannya untuk hijrah.

2. Fafa Ahmad

Fafa Ahmad, mantan drummer band rock Powerslaves, memutuskan berhenti total sebagai musisi sejak 2018. Dia rela meninggalkan dunia musik yang telah digelutinya selama 30 tahun demi berhijrah.

Fafa Ahmad menuturkan menghadapi tiga fase untuk akhirnya mantap berhijrah dan makin dekat dengan Allah Subhanahu wa ta'ala. Pada tahap pertama, dia baru mengenal hijrah usai mengetahui banyak rekan artis berhijrah.

"Saya banyak mendengar si fulan hijrah, baik dari surat kabar ataupun dengar dari kawan bercerita, dan lain-lain. Saya mulai tahu itu hijrah," kata Fafa, dikutip dari kanal YouTube Rumah Masakan Andry Muhammad, Kamis (12/8/2021).

Baca Juga: Berangkat Umrah Jamaah Indonesia Diperkirakan Keluarkan Biaya hingga Rp60 Juta

Setelah mulai mengetahui banyak informasi mengenai hijrah, Fafa Ahmad akhirnya masuk ke tahap kedua yang disebutnya fase ingin berhijrah. Meski ada dorongan kuat berhijrah, di satu sisi dia juga merasakan keraguan.

"Banyak informasi masuk tentang hijrah dan seiring dengan itu tumbuh keinginan saya untuk berhijrah. Tapi di saat yang sama, timbul juga ketakutan atau keraguan-keraguan. Kalau saya hijrah bagaimana?" ungkapnya.

Menurut Fafa, masa-masa itu yang paling krusial dan berjalan lama karena dirinya sempat maju mundur untuk berhijrah. Hingga akhirnya dia mantap memutuskan berhijrah yang ternyata berjalan dengan mudah.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

3. Uki

 

Uki eks Noah telah mantap hijrah dan memperdalam ajaran agama Islam. Ia pun memutuskan keluar dari band Noah dan fokus dengan bidang lain.

Dalam sebuah tayangan video, pria yang mulai berhijrah sejak 2 tahun silam ini menuturkan pandangannya tentang musik. Uki eks Noah mengaku, tidak bangga dengan pencapaiannya ketika menjadi musisi.

"Saya enggak bisa membanggakan, 'Ya Allah, dulu saya ini menciptakan banyak fans, terus banyak lagu.' Di hadapan Allah, pada akhirnya itu enggak bisa meningkatkan derajat saya," kata Uki, dikutip dari kanal YouTube Belajar Sunnah, Kamis (12/8/2021).

Pemilik nama lengkap Mohammad Kautsar Hikmat ini menyatakan musik adalah bagian haram. Ia memiliki alasan terkait pandangannya tersebut.

"Kalau saya bilang, saya dengan uang ini bisa sedekah dengan banyak segala macam, tapi kita melakukan hal yang haram, enggak bisa," ungkap Uki.

Menurut Uki, musik adalah pintu maksiat karena membuka peluang masuknya berbagai hal negatif dan musisi menjadi media pembukanya.

"Ketika musik itu enggak kalian lakukan, otomatis kalian menutup pintu khamr (minuman keras), rokok, terus bercampur dengan wanita," tuturnya.

4. Andha Gusriadi

 

Andha Gusriadi atau lebih dikenal dengan nama Radha memilih hengkang sebagai gitaris band Armada. Ia mantap hijrah dan meninggalkan dunia musik.

Radha memulai perjalanan spiritualnya sejak 2016 silam. Berawal dari serangan panik atau panic attack yang dia alami hingga membuatnya makin dekat dengan Allah Subhanahu wa ta'ala.

Dikutip dari unggahan video akun Instagram @lawyer.sunnah, Radha mengaku bahwa panic attack yang dialami sampai membuatnya ingin loncat dari lantai dua gedung, saking ingin hilang rasa itu.

"Qadarullah saat dikasih perasaan itu Allah mudahkan ana untuk lari ke agama. Ketika ana dapat panic attack itu membuat makin dekat sam Allah," ujarnya.

Penyakit mental ini juga sampai menyerang fisiknya. Radha mengatakan mengalami masalah asam lambung.

"Ternyata asam lambung, ya itu kalau organ itu asam lambung. Berjuanglah sampai satu tahun. Yang ana lakukan ana berusaha dekat sama Allah," tuturnya. Sampai pada 2017, penyakit itu hilang,

5. Muhammad Hamzah (Bjah) 

Bjah merupakan mantan vokalis grup band The Fly yang populer lewat lagunya berjudul "Terbang". Sempat melewati masa kelam dengan pasang surut kehidupan, kini Bjah sudah mantap memutuskan untuk hijrah.

Bagi Bjah tidak mudah untuk menemukan arti "hijrah" itu sendiri. Dia mengaku sampai harus tiga kali berhijrah baru menemukan makna sebenarnya.

"Hijrah tiga kali, gagal. Hijrah pertama, karena saya enggak tahu ya saya kan pengin dekat dengan Allah, gimana caranya pengin hidup benar. Itu kok hijrahnya amalannya kok seakan-akan taubat saya enggak diterima sama Allah," ujar Bjah, dikutip dari unggahan video di akun Instagram @lawyer.sunnah, Kamis (12/8/2021).

Hingga pada hijrahnya yang kedua, Bjah coba mengamalkan amalan-amalan di luar dari perintah Allah Subhanahu wa ta'ala dan tidak dicontohkan oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam. Namun, akhirnya dia memilih meninggalkan metode di hijrahnya yang kedua ini.

"Saya yakin ini salah, amalannya hanya zikir, sedangkan sholat ditinggalkan. Saya tinggalkan sudah," ujarnya.

Hingga pada hijrah yang ketiga, dia memutuskan coba mengerjakan segala hal yang sunah, namun masih belum merasa hal ini yang tepat.

"Semua amal-amalan sunah saya kerjain. Sehari tuh bisa tiga kali saya datangi pengajian sampai akhirnya saya keblinger karena banyak yang dibilang sunah," tuturnya.

"Saya sampai minta sama Allah, saat membaca Al Fatihah itu sampai nangis enggak berhenti-berhenti tuh: 'Ya Allah tunjukilah jalan-Mu yang lurus, saya enggak mau terserat kayak dulu'," sambungnya.

Sampai akhirnya hidayah pun datang lewat kajian yang dia temui di salah satu media sosial yakni kanal YouTube Khalid Basamalah yang di mana dia menonton video berjudul "Ibadah Harus Dipaksakan".

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya