Sabar Bukan karena Manusia Mampu Melakukan, tapi Atas Izin Allah Ta'ala

Vitrianda Hilba Siregar, Jurnalis · Rabu 18 Agustus 2021 11:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 18 330 2457158 sabar-bukan-karena-manusia-mampu-melakukan-tapi-atas-izin-allah-ta-ala-ml5x1FvU64.jpg Sabar membaca Alquran secara rutin. (Foto: Freepik)

SABAR sebuah yang kata mudah diucapkan namun belum tentu semua manusia mampu melakukannya  tanpa izin Allah Ta'ala, termasuk dalam urusan ibadah. Jadi manusia mampu bersabar bukan karena kemampuannya, namun atas izin Allah Ta'ala.

Tidak mungkin kaum Muslimin bersabar melangkahkan kaki untuk sholat subuh berjamaah di masjid secara berkesinambungan kecuali karena izin Allah Ta'ala.

Baca Juga: Majelis Tempat Menuntut Ilmu Bukan untuk Ngobrol-Ngobrol Ghibah

Tidak mungkin pula seseorang bisa bersabar untuk mengumpulkan uang untuk bisa umrah dan haji kecuali dengan izin Allah Ta'ala.

"Karena tentu ujian di hadapannya untuk membeli ini dan itu sungguh sangat banyak. Ketika dia bisa bersabar dari itu semua maka tentunya kesabaran tersebut datangnya dari Allah," sebut Ustaz Dr Firanda Andirja MA dalam Kelas UFA .

Maka jangan sampai di antara kita ujub dengan diri sendiri, karena kita bisa bersabar dalam menjalankan ketaatan dan meninggalkan maksiat, karena itu adalah taufik dan izin dari Allah.

"Bukankah telinga kita selalu ingin mendengarkan hal-hal yang menyenangkan syahwat? Bukankah mata kita selalu ingin melihat hal-hal yang menyenangkan hawa nafsu kita? Dan bukankah lisan kita selalu ingin berucap dengan kata-kata haram yang disenangi oleh syahwat kita? Maka ketika kita bisa menahan dan meninggalkan itu semua dalam diri kita, ketahuilah itu semua atas izin Allah," paparnya.

Baca Juga: Jenderal Soedirman Saat Pimpin Perang Gerilya dalam Kondisi Sakit Tak Pernah Menunda Sholat

Demikian pula seseorang bisa bersabar dalam menghadapi musibah karena izin dari Allah. Maka ketika menyadari bahwa sabar itu datangnya dari Allah, hendaknya tidak ujub dengan kesabaran yang dijalani.

Oleh karena itu, jika sekiranya saat ini seseorang belum bisa bersabar dalam ketaatan, atau meninggalkan maksiat, atau sabar dalam menghadapi musibah, maka dia harus berjuang untuk meraih kesabaran itu.

Senantiasa berusaha dan berjuang untuk sabar, maka suatu saat dia akan bisa meraih kesabaran tersebut, karena Allah telah menegaskan bahwasanya seseorang tidak bisa bersabar kecuali dengan izin Allah.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Maka dia hendaknya meminta kesabaran kepada Allah baik bersabar dalam menjalankan ketaatan, meninggalkan maksiat, dan dalam menghadapi musibah. Ketahuilah bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda: 

وَمَنْ يَتَصَبَّرْ يُصَبِّرْهُ اللَّهُ

“Dan barangsiapa yang berusaha sabar maka Allah akan menjadikannya sabar.” (HR. Bukhari no. 6470)

Kalau seseorang merasa tidak bisa menahan dirinya dari perkara-perkara maksiat, yakinlah bahwa suatu saat dia bisa meraih kesabaran itu, yang penting dia senantiasa meminta kepada Allah, dia berjuang dan berusaha untuk meraih kesabaran itu.

Maka seseorang tentunya mengetahui tentang dirinya masing-masing, kalau sekiranya dia belum mendapati kesabaran itu maka hendaknya dia meminta kepada Allah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya