Istidraj, Diberi Kenikmatan Dunia tapi Melalaikan Perintah Allah Ta'ala

Vitrianda Hilba Siregar, Jurnalis · Rabu 25 Agustus 2021 15:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 25 330 2460954 istidraj-diberi-kenikmatan-dunia-tapi-melalaikan-perintah-allah-ta-ala-c34c9oNc5t.jpg Istidraj dicontohkan seperti karier lancar, rezeki mengalir, namun tidak pernah ibadah. Maka sebenarnya Allah Ta'ala sedang melalaikannya dari mengingat akhirat. (Foto: Freepik)

ISTIDRAJ jika dicontohkan  seperti bisnis lancar dan omset besar tapi melalaikan sholat. Karirnya naik terus dan orang-orang hormat tapi tidak memakai jilbab. Jadi kira-kira istidraj itu artinya selalu mendapatkan kemudahan namun melalaikan perintah agama. 

Allah biarkan bahagia sementara di dunia, Allah biarkan merasa akan selamat dari ancaman Allah di akhirat kelak. Padahal Allah tidak peduli kepadanya karena melalaikan perintah dan larangan-Nya.

Baca Juga: Begini Akibat Jika Bersandar Harapan dan Mencari Ridha kepada Manusia

Maka itulah istidraj sebagaimana yang dijelaskan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,

“Bila engkau melihat Allah Ta’ala memberi hamba dari (perkara) dunia yang diinginkannya, padahal dia terus berada dalam kemaksiatan kepada-Nya, maka (ketahuilah) bahwa hal itu adalah istidraj (jebakan) dari Allah.”

"Jadi sering-sering muhasabah antara nikmat dan istidraj," ujar Ustaz dr Raenul Bahraen dalam akun Instagramnya belum lama ini.

Baca Juga: 5 Cara Sukses Nabi Muhammad SAW Berbisnis

Dia juga mengingatkan sudah sepatutnya seorang musim berilmu, yaitu bagaimana membedakan antara nikmat dan istidraj dengan sering-sering bermuhasabah.

Mengenai ayat menyinggung soal ini yakni: 

اَفَاَمِنُوۡا مَكۡرَ اللّٰهِ‌ ۚ فَلَا يَاۡمَنُ مَكۡرَ اللّٰهِ اِلَّا الۡقَوۡمُ الۡخٰسِرُوۡنَ

Afa aminoo makral laah; falaa yaamanu makral laahi illal qawmul khaasiroon

“Maka apakah mereka merasa aman dari makar Allah (yang tidak terduga-duga)? Tiada yang merasa aman dan makar Allah kecuali orang-orang yang merugi.” [QS. Al-A’raf: 99]

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Syaikh Muhammad bin Abdul Aziz Al-Qar’awi menjelaskan,

“Makar Allah adalah istidraj bagi pelaku maksiat dengan memberikan kenikmatan/kebahagiaan… mereka tidak memuliakan Allah sesuai dengan hak-Nya. Mereka tidak merasa khawatir [tenang-tenang saja] dengan istidraj [jebakan] kenikmatan-kenikmatan bagi mereka, padahal mereka terus-menerus berada dalam kemaksiatan sehingga turunlah bagi mereka murka Allah dan menimpa mereka azab dari Allah.”

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya