7 Adab Bangun Tidur Sesuai Sunah Nabi, Jadi Ibadah di Sisi Allah Ta'ala

Novie Fauziah, Jurnalis · Senin 27 September 2021 08:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 27 616 2477318 7-adab-bangun-tidur-sesuai-sunah-nabi-jadi-ibadah-di-sisi-allah-ta-ala-eUHho16ztg.jpg Ilustrasi adab-adab bangun tidur. (Foto: Unsplash)

TIDUR adalah waktu merefleksikan diri dari kegiatan sebelumnya. Ternyata tidur juga memiliki adab dan dijelaskan lengkap dalam ajaran agama Islam. Sebagaimana hadis Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam diajarkan tata cara bangun tidur.

Ustadz Adi Hidayat (UAH) mengatakan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam menunjukkan kepada umatnya kayifiyah atau tata cara bangun tidur.

Baca juga: 8 Sunah di Hari Jumat: Baca Surah Al Kahfi hingga Perbanyak Salawat 

"Sehingga jika kita mengikuti tuntunan itu bangunan tidur jadi ibadah di sisi Allah Subhanahu wa ta'ala," ujar Ustadz Adi Hidayat, seperti dikutip dari video di kanal YouTube-nya Adi Hidayat Official, Senin (27/9/2021).

Di dalam kitab Sunan Dawud dijelaskan pada hadis nomor 1367, kala itu Imam Abu Dawud bermalam di rumah Maimunah. Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam tidur di sisi bantal bersama keluarganya. Kemudian tengah malam ia terbangun dari tidurnya.

"Aku tidur di sisi satu bantal, sementara Nabi dan keluarganya di sisi bantal yang lain. Sampai menunjukkan sekitar pertengahan malam maka Nabi bangun dari tidur beliau." (HR Imam Abu Dawud)

"Ini menunjukkan rutinitas kehidupan Nabi Shallallahu alaihi wassallam yang bangun di pertengahan malam," kata Ustadz Adi Hidayat.

Baca juga: Ternyata Rasulullah Juga Menutup Telinga ketika Dengar Musik 

1. Saat bangun dari tidurnya, Nabi duduk terlebih dahulu.

2. Menghilangkan bekas ngantuknya dengan tangan.

4. Dilanjutkan membacakan 10 ayat terakhir yaitu Surah Ali Imran.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

5. Membaca doa bangun tidur, yaitu:

Alhamdullillahilladzi ahyaanaa bada maa amaatanaa wa ilaihin nushur.

Artinya: "Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah Dia 'mematikan' kami, dan kepada-Nya-lah kami dikembalikan."

Baca juga: Bacaan Amalan Sunah Zikir Pagi Hari Ini  

6. Setelah membaca ayat, Nabi berdiri dan menuju ruang tertutup (toilet atau kamar mandi) untuk berwudu.

7. Setelah berwudu, dilanjutkan sholat malam.

Ustadz Adi Hidayat menjelaskan ada makna yang cukup dalam dari kalimat terakhir doa bangun tidur, "Wa ilaihin nushur."

Baca juga: Sore Hari saatnya Zikir Petang, Ini Bacaannya 

"Karena 'nushur' itu artinya berpencar, kembali ke asalnya. Bangun tidur hari ini aku akan beraktivitas, aku akan menjelajah kehidupan di muka bumi, aku niatkan mencari bekal," tuturnya.

Oleh karena itu, Ustadz Adi Hidayat berpesan, meskipun dalam keadaan tidur dan bangun tidur harus dalam keadaan ingat Allah Subhanahu wa ta'ala. Lebih bagus lagi mengikuti semua sunah Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam.

Wallahu a'lam bishawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya