Share

Temui Wapres KH Ma'ruf Amin, Majelis Asal Arab Kagumi Toleransi di Indonesia

Novie Fauziah, Jurnalis · Kamis 16 Desember 2021 09:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 16 614 2517813 temui-wapres-kh-ma-ruf-amin-majelis-asal-arab-kagumi-toleransi-di-indonesia-S3A1gznxsO.jpg Sekjen MHM bertemu Wapres KH Ma'ruf Amin. (Foto: Dok MHM)

WAKIL Presiden (Wapres) KH Ma'ruf Amin bertemu jajaran Majelis Hukama Al Muslimin (MHM) di Istana Wapres, Jakarta Pusat. Dibahas banyak hal terkait agama Islam, salah satunya keberhasilan Indonesia yang memiliki penduduk Muslim terbesar di dunia dalam merawat harmoni dan toleransi.

"Sebagai negara yang sangat beragam, harmoni dan toleransi masyarakat Indonesia sangat mengagumkan. Ini karunia Allah untuk Indonesia dan negeri ini bisa menjaganya," ungkap Sekretaris Jenderal MHM Sultan Al Remeithi dalam keterangan yang diterima MNC Portal, Kamis (16/12/2021).

Baca juga: Cerita Abu Nawas Bikin Panci Beranak, Setelah Itu Malah Meninggal 

Lebih lanjut mereka ingin menjadikan Indonesia sebagai model serta mengenalkan pengalaman kehidupan harmoni dalam keberagamaan di Indonesia kepada dunia, khususnya di dunia Arab.

Ia mengungkapkan bahwa Palestina, Libya, dan negara-negara Arab lainnya perlu belajar dari keberhasilan Indonesia mewujudkan kehidupan yang harmoni dalam keragaman, khususnya terkait toleransi kebudayaan serta keagamaan.

Wapres KH Ma'ruf Amin mengatakan keragaman Indonesia adalah karunia Allah Subhanahu wa ta'ala. Bukan hanya pada manusianya yang berbeda agama, budaya, bahasa, dan lainnya; tapi juga alamnya.

"(Misalnya) di Papua Barat terdapat 120 jenis buah pisang. Belum lagi di pulau-pulau lain," terang Wapres KH Ma'ruf Amin.

Baca juga: Gampang Marah? Baca 3 Doa Ini Supaya Hati Tenang 

Meski berbeda-beda, lanjut dia, para pendiri bangsa ini telah membuat kesepakatan untuk hidup bersama secara harmonis dalam sebuah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Oleh karenanya, negara ini bisa disebut sebagai darul mitsaq atau darul mu’ahadah, negara hasil kesepakatan atau perjanjian," jelas Wapres KH Ma'ruf Amin.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Ia menjelaskan bahwa keberagaman di Indonesia terus dirawat dalam berbagai tingkatan. Kementerian Agama misalnya, adalah lembaga negara yang melayani semua agama.

Ada juga Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menghimpun seluruh organisasi kemasyarakatan keagamaan. Di level provinsi serta kabupaten/kota ada Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) sebagai tempat berhimpun serta menyelesaikan persoalan keagamaan masyarakat.

Baca juga: Kenapa Tidak Boleh Mencabut Uban? Ini Penjelasan Ustadz Syafiq Riza Basalamah 

Sementara itu anggota Komite Eksekutif MHM TGB M Zainul Majdi meminta dukungan kepada Wapres KH Ma'ruf Amin atas upaya yang dilakukan MHM dalam ikut mempromosikan harmoni dan toleransi masyarakat Indonesia.

Dia mengatakan MHM akan mendirikan kantor cabang di Indonesia agar program yang telah dicanangkan bisa diimplementasikan secara lebih optimal. "Alhamdulillah, kami tadi memohon dukungan pelaksanaan program-program MHM di Indonesia dan Wapres sangat mendukung," jelasnya.

Baca juga: Makan Kurma Jangan Hanya saat Ramadhan, Terungkap Khasiatnya 

Dia mengatakan, kantor virtual MHM cabang Indonesia nantinya menjadi wahana mempromosikan toleransi di Indonesia. Menurutnya, dunia Arab dan global tertarik dengan kehidupan masyarakat Indonesia yang beragam, namun tetap toleran dan harmoni.

"MHM cabang Indonesia hadir dalam rangka mempromosikan toleransi Indonesia ke dunia luar, khususnya komunitas Arab. Sehingga, praktik keberagamaan masyarakat Indonesia yang tetap rukun dan harmoni bisa menjadi contoh dan inspirasi," terangnya.

MHM yang disebut juga Muslim Council of Elders adalah sebuah badan independen lintas negara yang berdiri pada 2014 dan berkedudukan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Baca juga: Alquran Surah At-Taubah Ayat 1-129 Lengkap Bacaan Latin hingga Artinya 

Lembaga ini bertujuan mengukuhkan kehidupan masyarakat Muslim yang damai, menekan konflik, pergolakan, dan peperangan yang terjadi di negara-negara berpenduduk Muslim, serta menjauhkan masyarakat Muslim dunia dari perpecahan dan pemecahan. MHM saat ini dipimpin oleh Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Ahmad Al Tayeb.

Wallahu a'lam bishawab.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini