Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Nama Lain Malam Nisfu Syaban Lengkap dengan Arti dan Keutamaannya

Intan Afika Nuur Aziizah , Jurnalis-Kamis, 03 Maret 2022 |19:39 WIB
5 Nama Lain Malam Nisfu Syaban Lengkap dengan Arti dan Keutamaannya
Ilustrasi nama lain malam Nisfu Syaban. (Foto: Istimewa)
A
A
A

NAMA lain malam Nisfu Syaban ternyata banyak yang belum mengetahuinya. Nisfu Syaban menjadi salah satu malam istimewa bagi kaum Muslim karena memiliki keistimewaan.

Adapun berdasarkan penghitungan saat ini tanggal 1 Syaban 1443H bertepatan dengan hari Jumat 4 Maret 2022M. Artinya, malam Nisfu Syaban yang jatuh pada 15 Syaban atau bertepatan 17 Maret 2022 selepas magrib.

Dilansir laman Lirboyo, Kamis (3/3/2022), Imam Ghazali menyebutkan setidaknya ada lima nama mulia lain bagi malam tersebut yaitu:

Baca juga: Tata Cara Sholat Nisfu Syaban Sendiri Beserta Niat dan Hukumnya 

1. Lailatul Maghfirah

Malam Nisfu Syaban juga disebut sebagai lailatul maghfirah, malam penuh ampunan. Oleh karena itu, dianjurkan memperbanyak amalan sunah untuk mendapatkan rahmat dari Allah Subhanahu wa ta'ala.

إن الله ليطلع ليلة النصف من شعبان فيغفر لجميع خلقه إلا لمشرك أو مشاحن

"Sesungguhnya Allah melihat pada malam pertengahan Syaban. Maka Dia mengampuni semua makhluknya, kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan." (HR Ibnu Majah dan Ath-Thabrani; dinilai sahih oleh Al Albani)

2. Lailatul Syafa'ah

Malam Nisfu Syaban disebut juga dengan lailatul syafa’ah yang berarti malam penuh pertolongan. Sebagaimana dituturkan oleh Imam Ghazali dalam Mukasyafatul Qulub.

وتسمى ليلة الشفاعة لما روي أنه صلى الله عليه وسلم سأل الله تعالى ليلة الثالث عشر الشفاعة في أمته , فأعطاه الثلث , وسأله ليلة الرابع عشر فأعطاه الثلثين , وسأله ليلة الخامس عشر , فأعطاه الجميع إلا من شرد على الله شراد البعير , يعني من فرّمن الله وتباعد عنه بالإصرار على المعصية .

"Dinamai dengan ‘laylatusy syafa’ah’ karena hadis yang diriwayatkan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassallam meminta adanya syafa’at pada malam 13, maka ia diberi 1/3 nya. Lalu pada malam 14 maka ia diberi 2/3 dan pada malam 15 maka ia diberi seluruhnya. Kecuali yang melarikan diri dari Allah seperti pelariannya unta."

Baca juga: Catat! Awal Bulan Syaban 1443H Jatuh pada 4 Maret 2022M, Ini Keutamaannya 

3. Lailatul Hayah

Malam Nisfu Syaban juga disebut lailatul hayah atau malam yang hidup. Barang siapa yang mengisi malam tersebut dengan ibadah, maka hatinya akan senantiasa hidup. Sebagaimana dituturkan dalam sebuah hadis marfu’ yang diriwayatkan oleh Al-Mundziri.

”من أحيا ليلة العيد , وليلة النصف من شعبان , لم يمت قلبه يوم تموت القلوب “

"Barang siapa menghidupkan malam ‘ied dan Nisfu Syaban, maka hatinya tidak akan mati pada hari matinya banyak hati."

4. Lailatul Itqi

Malam Nisfu Syaban disebut juga sebagai lailatul ‘itqi, malam pembebasan. Seperti dalam penjelasan sebuah hadis panjang yang diriwayatkan dari sahabat Anas bin Malik Radhiyallahu anhu.

فقال : ” يا حميراء أنت تعلمين أن هذه الليلة ليلة النصف من شعبان , إن لله عز وجل في هذه الليلة عتقاء من النار بعدد شعر غنم بني كلب , إلا ستة نفر : لا مدمن خمر , ولا عاق لوالديه , ولا مصر على زنا , ولا مَصارٍم , ولا مضرب , ولا قتات “

"Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam bersabda, 'Wahai Humaira ('Aisyah Radhiyallahu anha), engkau tahu bahwa sekarang adalah malam Nisfu Syaban. Sesungguhnya hak Allah malam ini adalah menganugerahkan orang-orang yang merdeka dari api neraka dengan jumlah sebanyak bulu domba Bani Kalb. Kecuali ampunan itu bukan untuk enam macam golongan: orang yang selalu meminum arak, yang durhaka kepada orangtuanya, yang selalu berbuat zina, mereka yang jahat, pemukul, dan pengadu domba'."

Baca juga: Malam Nisfu Syaban 2022 Tanggal Berapa? Simak Selengkapnya 

Baca juga: Angelina Sondakh Resmi Bebas, Ini Kisah Hijrahnya hingga Mantap Jadi Mualaf 

5. Lailatul Qismah

Malam Nisfu Syaban juga dikenal dengan lailatul qismah wat taqdir. Malam pembagian dan penentuan takdir.

روى عطاء بن يسار : إذا كانت ليلة النصف من شعبان نسخ لملك الموت كل من يموت من شعبان إلى شعبان , وإن العبد ليغرس الغرس , وينكح الأزواج , ويبني البنيان , وإن إسمه قد نسخ في الموتى , وما ينتظر به ملك الموت إلا أن يؤمر به فيقبضه.

"Atha bin Yasar meriwayatkan, 'Apabila telah sampai malam Nisfu Syaban maka malaikat maut diberi catatan orang yang akan mati dari bulan Syaban ke bulan Syaban selanjutnya. Sesungguhnya seorang hamba menanam pohon, menikahi istri-istrinya, membangun bangunan, sementara dia telah dicatat sebagai orang yang akan mati. Dan tidaklah malaikat maut menunggu hal itu jika sudah diperintahkan maka ia akan mencabut ruh hamba itu."

Sementara itu dikutip dari Rumaysho, terdapat hadis dari Mu'adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wassallam, beliau bersabda:

يَطَّلِعُ اللَّهُ إِلَى جَمِيعِ خَلْقِهِ لَيْلَةَ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَيَغْفِرُ لِجَمِيعِ خَلْقِهِ إِلَّا لِمُشْرِكٍ أَوْ مُشَاحِنٍ

"Allah mendatangi seluruh makhluk-Nya pada malam Nisfu Syaban. Dia pun mengampuni seluruh makhluk kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan."

Baca juga: Keutamaan Puasa Sunah di Bulan Syaban, Sangat Luar Biasa Besar, Sayang jika Dilewatkan 

Al-Mundziri dalam At-Targhib setelah menyebutkan hadis ini, beliau mengatakan, "Dikeluarkan oleh At-Thobroni dalam Al Awsath dan Ibnu Hibban dalam kitab Shahih-nya dan juga oleh Al-Baihaqi. Ibnu Majah pun mengeluarkan hadis dengan lafaz yang sama dari hadis Abu Musa Al-Asy’ari. Al-Bazzar dan Al-Baihaqi mengeluarkan yang semisal dari Abu Bakr Ash-Shiddiq radhiyallahu ‘anhu dengan sanad yang tidak mengapa."

Demikian perkataan Al Mundziri. Penulis Tuhfatul Ahwadzi lantas mengatakan, "Pada sanad hadis Abu Musa Al-Asy’ari yang dikeluarkan oleh Ibnu Majah terdapat Lahi’ah dan ia adalah perawi yang dinilai dha’if."

Baca juga: Cuma Ngajak Makan Malam, Abu Nawas Bisa Sembuhkan Penyakit Temannya, Luar Biasa! 

Hadis lainnya lagi adalah dari ‘Abdullah bin ‘Amr radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassallam bersabda:

يَطَّلِعُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلَى خَلْقِهِ لَيْلَةَ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَيَغْفِرُ لِعِبَادِهِ إِلَّا اِثْنَيْنِ مُشَاحِنٍ وَقَاتِلِ نَفْسٍ

"Allah ‘Azza wa Jalla mendatangi makhluk-Nya pada malam Nisfu Syaban, Allah mengampuni hamba-hamba-Nya kecuali dua orang yaitu orang yang bermusuhan dan orang yang membunuh jiwa."

Al Mundziri mengatakan, "Hadits ini dikeluarkan oleh Imam Ahmad dengan sanad yang layyin (ada perawi yang diberi penilaian negatif atau di-jarh, namun hadisnya masih dicatat)." Berarti hadits ini bermasalah.

Wallahu a'lam bishawab.

(Hantoro)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement