Share

Syiar Islam di Rusia: Berawal dari Kota Derbent hingga Sempat Didiskriminasi Rezim Berkuasa

Tim Litbang MPI, Jurnalis · Minggu 06 Maret 2022 08:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 05 614 2556959 syiar-islam-di-rusia-berawal-dari-kota-derbent-hingga-sempat-didiskriminasi-rezim-berkuasa-BU8MiEsy42.jpg Ilustrasi perjalanan syiar Islam di Rusia. (Foto: Freepik)

RUSIA kini menjadi pusat perhatian dunia karena terlibat perang dengan Ukraina. Tapi perlu diketahui bahwa banyak hal menarik dari Negara Beruang Merah tersebut, salah satunya sejarah masuknya agama Islam.

Sebagaimana telah MNC Portal himpun, jumlah penduduk Muslim di Rusia yang merupakan negara pecahan Uni Soviet ini sebenarnya jauh lebih banyak dari yang diperkirakan. Tercatat ada sekira 25 juta Muslim atau 17 persen dari total penduduk di sana.

Baca juga: Lihat Pekerjanya Rajin Sholat, Majikan Ini Jatuh Cinta, Jadi Mualaf Lalu Melamarnya 

Pemerintah Rusia sendiri bahkan mengakui Islam adalah agama yang sudah ada sejak dahulu, bukan berasal dari imigran di luar Benua Eropa. Lantas, bagaimana sejarah Islam masuk ke Rusia?

Dilaporkan, Islam sudah memasuki tanah Rusia sejak awal tahun Hijriah. Dakwah Islam dipelopori oleh Ahmad bin Fadhlan, salah seorang utusan dari Daulah Abassiyah. Penduduk Muslim pertama terdapat di wilayah Dagestani, tepatnya di Kota Derbent.

Letak Kota Derbent berada di bagian selatan Rusia, kawasan Kaukasus Utara. Derbent diperkirakan telah ada sejak abad ke-8 dan menjadi kota tertua di Rusia. Di sana ditemukan 40 makam sahabat Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam.

Baca juga: Surat Yasin Lengkap 83 Ayat, Ini Keutamaannya, Buka di Alquran Digital Okezone 

Islam di Rusia berkembang pada penaklukan Volga Tengah di abad ke-16. Ini kemudian membawa penduduk Tatar dan Turk di kawasan tersebut ke wilayah Rusia.

Pada abad ke-18 dan ke-19, penaklukan Rusia di Kaukasus Utara juga menambah daftar panjang persebaran penduduk Muslim. Umat Islam dari Dagestan, Chechen, Circassia, Ingush, dan lain-lain menyebar ke daerah serta pelosok Rusia.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Pada tahun 922 Masehi, Kerajaan Bulgaria di Volga juga mengakui Islam sebagai agama resmi. Ketika itu pemerintahan mereka dipimpin oleh Almysh. Mayoritas Muslim di Rusia menganut ajaran Islam Sunni, yakni menjalani sunah-sunah Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam.

Alquran pertama di Rusia terbit di Kazan pada tahun 1801M. Sempat terjadi peristiwa di mana banyak masyarakat Rusia yang telah memeluk Islam berpindah ke Nasrani. Hal ini karena pemimpin Rusia saat itu menentang larangan meminum khamr yang diajarkan Islam. Padahal, khamr sendiri sudah menjadi bagian dari budaya Rusia.

Baca juga: Apes! Abu Nawas Diusir dari Kampungnya, Penyebabnya Gak Masuk Akal, Bikin Kesel! 

Baca juga: Bermakna Pemimpin Adil dan Bijaksana, Ini 10 Inspirasi Nama Anak Laki-laki Islami 

Adapun pada tahun 1917M, Vladimir Lenin sang pemimpin revolusi komunis melakukan diskriminasi terhadap umat Islam. Pendiskriminasian itu baru berakhir pada 1950 ketika Uni Soviet hancur.

Setelah negara tersebut berganti nama menjadi Rusia, barulah umat Islam mendapat hak dan kewarganegaraan. Diperkirakan saat ini ada sebanyak 9.000 masjid yang dibangun di Rusia, dan jumlahnya akan terus bertambah.

Wallahu a'lam bishawab.

Baca juga: Waktu yang Tepat untuk Berdoa, Ketika Susah atau Senang? 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini