Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cintai Bumi dengan Pemanfaatan Eco-enzym

Tim Okezone , Jurnalis-Kamis, 21 April 2022 |17:27 WIB
Cintai Bumi dengan Pemanfaatan Eco-enzym
Cintai bumi dengan pemanfaatan eco-enzym (Foto: ist)
A
A
A

“Indokator eko enzym kita berhasil atau tidak secara kasat mata bisa dilihat dari apakah ada belatung atau berjamur. Kemudian dari baunya apakah berbau fermentasi atau malah berbau busuk,” jelas Aang.

Untuk masa kadaluarsa, Aang menegaskan tidak ada masa kadaluarsa. Sebab eco-enzym memiliki cairan dengan bakteri hidup di dalamnya. Bahkan, sebautnya, ada eco-enzym yang memiliki umur 20 tahun.

Kemudian sebuah pertanyaan datang dari Siti Humaira, “Apakah bisa eco-enzym untuk semprotan anti nyamuk?” “Bisa,” jawan Aang. “Hanya saja karena ini cairan alami, maka sifatnya bukan membunuh, namun hanya sekadar mengusir,” lanjutnya.

 BACA JUGA:Ilmuwan Ungkap Laut hingga Angin Melekat dengan Bumi Serupa Tertulis di Alquran

Sebelum menutup diskusi, Syifa Nurlita menyampaikan kepada para pemirsa bahwa tanggal 20 April 2022 nanti, akan ada talkshow #AsikTanpaPlastik. Untuk mengetahui info lebih lanjutnya, para pemirsa dapat mengecek di akun instagram Dompet Dhuafa Volunteer.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement