Share

5 Tips Ampuh Jadi Muslim yang Lebih Baik Usai Ramadan, Yuk Diterapkan!

Hantoro, Jurnalis · Selasa 17 Mei 2022 10:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 17 616 2595238 5-tips-ampuh-supaya-jadi-muslim-yang-lebih-baik-usai-ramadan-LtMqFLZ62m.jpg Ilustrasi tips menjadi Muslim yang lebih baik usai Ramadan. (Foto: Shutterstock)

RAMADAN 1443 Hijriah sudah berlalu. Kini kaum Muslimin pun sudah memasuki bulan Syawal yang juga penuh keberkahan. Lantas, bagaimana menjadi sosok Muslim yang lebih baik usai menajalani bulan Ramadan? Berikut ini caranya.

Perbuatan baik dan buruk merupakan pertanda bagaimana bulan Ramadan telah mengubah seseorang. Jika perbuatan baik diikuti oleh perbuatan baik lainnya, maka termasuk berhasil berkomitmen mencapai pencerahan spiritual selama Ramadan.

Namun, tidak ada kata terlambat untuk mengubah diri. Bagi Muslimin yang merasa sudah berhasil dengan baik sepanjang Ramadan, pasti ada peluang untuk melanjutkan amal salih lainnya.

Berikut lima tips ampuh untuk terus menjadi Muslim yang lebih baik usai bulan Ramadan, sebagaimana dikutip dari laman About Islam.

Baca juga: Abu Nawas Tersesat tapi Ditolong Orang yang Selalu Bohong, Percaya Gak Ya? 

1. Lanjut puasa-puasa sunah

Setelah bulan Ramadan, lanjutkan dengan puasa enam hari di bulan Syawal. Paling awal adalah pada tanggal 2 Syawal. Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

"Siapa pun yang berpuasa di bulan Ramadan dan kemudian mengikutinya dengan enam hari puasa di Syawal telah dilakukan seolah-olah ia berpuasa seumur hidup." (HR Muslim)

Kemudian menjalankan puasa Ayyamul Bidh tiga hari pada tanggal 13, 14, 15 hijriah setiap bulannya. Ganjaran jika melakukan amalan ini seperti berpuasa sepanjang tahun:

"Puasa selama tiga hari dalam setiap bulan sama dengan puasa selamanya." (Al Bukhari dan Muslim)

Selanjutnya Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam biasa berpuasa pada Senin dan Kamis karena pada hari itulah amal ibadah muslimin diangkat kepada Allah Subhanahu wa ta'ala.

2. Sholat malam

Sholat malam atau tahajud merupakan ibadah merendahkan hati karena meletakkan dahi di lantai untuk Allah Subhanahu wa ta'ala secara berkali-kali saat larut malam.

Pelajari sholat sunah ini. Apakah gerakannya sudah tumaninah? Apakah bacaan telah benar? Apa yang dapat dilakukan untuk mencapai fokus lebih tinggi?

Ketika melakukan sholat, selalu meminta bimbingan, jangan berhenti berdoa. Hal ini sebagaimana firman Allah Subhanahu wa ta'ala:

"Ya Tuhan kami, janganlah Engkau condongkan hati kami kepada kesesatan setelah Engkau berikan petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi." (QS Ali Imran: 8)

Baca juga: Masjidil Haram Miliki Robot Canggih, Mampu Jawab Pertanyaan Jamaah dalam 11 Bahasa 

3. Selalu mengingat hari kiamat

Tidak ada yang lebih merendahkan hati selain terus-menerus mengingat hari kiamat. Hari akhir telah sepenuhnya dicatat dalam banyak perkataan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam secara terperinci.

Terus-menerus mengingat hari akhir secara otomatis memaksa diri menjadi Muslim yang lebih baik, lebih berhati-hati terhadap perbuatan, dan bijak dalam berkata.

"Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Dan hanya pada hari kiamat sajalah diberikan dengan sempurna balasanmu. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, sungguh dia memperoleh kemenangan. Kehidupan dunia hanyalah kesenangan yang memperdaya." (QS Ali Imran: 185)

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

4. Cari teman baik yang dapat mengingatkan pada Ramadan

Mempertahankan teman yang baik yang dapat membawa kebaikan dan menghindarkan kejahatan. Ini sering menjadi kunci keberhasilan bagi seorang Muslim.

Perbuatan baik akan menjaga Alquran di hati, menemani ke ajaran agama, dan mengingatkan tentang Ramadan sepanjang tahun.

Selain itu, teman yang baik membantu menghilangkan kebiasaan buruk. Cari teman yang saling menasihati dengan rendah hati dan berpegangan satu sama lain demi Allah Subhanahu wa ta'ala.

Ramadan datang dan pergi. Ketika datang, adalah normal bagi umat Islam untuk bergegas melakukan perbuatan baik untuk memanfaatkan bulan itu. Ketika dia pergi, sedikit kesedihan terjadi.

Tidak ada bulan yang sangat diberkahi seperti Ramadan. Di mana ada perlindungan untuk melakukan perbuatan baik.

Tetapi dibutuhkan kemauan keras dan terus-menerus untuk mengingat Allah Subhanahu wa ta'ala. Semuanya dimulai sehari setelah Ramadan.

Baca juga: Membangun Akses Air Bersih di Pesisir Manggarai Timur 

5. Terus melakukan perbuatan baik

Perbuatan baik apa yang bisa diperbanyak usai Ramadan? Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam mengatakan:

"Perbuatan terbaik adalah perbuatan yang sedikit tetapi konsisten." (HR Al Bukhari)

Tetap konsisten dalam kebiasaan baik, membantu orang lain melakukan perbuatan baik, akan memberi manfaat dalam jangka panjang.

Jadi saat Ramadhan berlalu, ingatlah hadis ini sehingga semua amal yang dilakukan selama bulan suci tidak akan sia-sia.

Lalu semua kata-kata baik yang diucapkan akan terus berlanjut sepanjang tahun. Semua doa dan zikir bakal menjadi sangat ringan di lidah.

Allahu a'lam bisshawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini