Keempat, ingatlah bahwa kebaikan menahan marah adalah ibadah dan berpahala besar. Saling memaafkan satu dengan yang lainnya, khususnya kaum Muslim juga dijelskan di dalam Alquran. Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman:
الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ
Artinya: "(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan." (QS Ali Imran: 134)
Baca juga: Doa Setelah Sholat Dhuha Lengkap dengan Tata Caranya
Selain itu, jika seseorang mampu menahan amarahanya dan tetap bersabar maka Allah akan menjanjikan hadiah yang luar biasa, seperti dijelaskan di dalam riwayat hadis berikut ini:
مَنْ كَظَمَ غَيْظاً وَهُوَ قادرٌ على أنْ يُنفذهُ دعاهُ اللَّهُ سبحانهُ وتعالى على رءوس الخَلائِقِ يَوْمَ القيامةِ حتَّى يُخيرهُ مِنَ الحورِ العين ما شاءَ
Artinya: "Siapa yang berusaha menahan amarahnya, padahal dia mampu meluapkannya, maka dia akan Allah panggil di hadapan seluruh makhluk pada hari kiamat, sampai Allah menyuruhnya untuk memilih bidadari yang dia kehendaki." (HR Abu Dawud)
Allahu a'lam bisshawab.
(Hantoro)