Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ada Waktu Krusial, Ini Tips Nyaman Naik Bus Shalawat untuk Shalat di Masjidil Haram

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Minggu, 12 Juni 2022 |19:05 WIB
Ada Waktu Krusial, Ini Tips Nyaman Naik Bus Shalawat untuk Shalat di Masjidil Haram
Bus Sholawat antarkan jamah haji Indonesia (Foto: Okezone)
A
A
A

MAKKAH - Tips nyaman naik bus shalawat bagi jamaah haji Indonesia selama di Makkah, Arab Saudi. Hal ini bisa dilakukan untuk menghindari penumpukan jamaah haji yang ingin naik bus shalawat.

200 bus shalawat disiapkan untuk mengantarkan seluruh jamaah haji Indonesia ke Masjidil Haram, Makkah untuk shalat fardhu.

Kepala Seksi Transportasi Daerah Kerja (Daker) Mekkah Asep Subhana mengatakan, interval kedatangan bus shalawat sekira 5-10 menit dalam kondisi normal. Namun, jika dalam keadaan macet kedatangan bus shalawat ditargetkan 30 menit.

"Untuk kondisi normal, interval kedatangan bus 5-10 menit menunggu di halte. Kalau misalnya macet 30 menit," kata Asep di Makkah, Minggu (12/6/2022).

Untuk itu, Asep mengimbau kepada seluruh jamaah haji Indonesia untuk memperhatikan jam-jam krusial di Masjidil Haram, seperti waktu sebelum Shalat Isya dan sesudah Shalat Jumat.

Baca juga: Naik Bus Shalawat Gratis, Jamaah Haji Indonesia Tak Perlu Bayar

"Diharapkan yang ingin ke Masjidil Haram satu sampai 1,5 jam sebelum waktu shalat karena kondisi lalu lintas macet dan ketika usai shalat pas bubaran jangan langsung ke terminal tunggu sekitar 30 menit-1 jam setelah selesai shalat," katanya.

Pihaknya juga sudah menyiapkan skema jika halte penuh, maka petugas akan meminta informasi ke terminal agar bus yang terparkir bisa segera meluncur.

Baca juga: Waktu Tunggu 5-10 Menit, Ini 5 Rute Bus Shalawat yang Harus Diketahui Jamaah Haji RI

"Mendekati puncak haji, saat ingin shalat berjamaah di Masjidil Haram, jamaah agar datang lebih dini, jangan mendekati waktu adzan. Sehingga tidak berebut dengan jamaah lain dan nyaman di Masjidil Haram," ujarnya.

Sekadar informasi, operasional bus shalawat selama 24 jam dan gratis, alias tidak dipungut biaya.

"Layanan ini disiapkan untuk jamaah selama di Makkah. Mereka tidak perlu mengeluarkan biaya lagi," kata Kepala Daker Makkah Mukhammad Khanif.

Kabid Transportasi Sutikno menjelaskan, ada lima rute bus shalawat di Makkah sesuai wilayah hotel jemaah dengan tiga terminal, yaitu: Syib Amir, Bab Ali, dan Jiad. Rute pertama, Mahbas Jin - Bab Ali.

Sebanyak 16 bus disiapkan untuk melayani 19.288 yang tersebar di enam hotel di wilayah Mahbas Jin. Ada tiga halte pemberhentian yang telah disiapkan.

"Rute ini merupakan rute bersama. Setiap negara yang jamaahnya melalui rute ini harus menyiapkan bus. Dan bus yang melalui jalur ini, bisa digunakan seluruh jemaah haji dari berbagai negara," terangnya.

Baca juga: Cegah Jamaah Haji RI Tersesat, Bus Shalawat Ditempel Stiker-Kartu Khusus

Kedua, rute Syisyah - Syib Amir. Ada 29 bus yang disiapkan untuk melayani 11.428 jamaah yang tinggal di 9 hotel wilayah Syisyah. Di sini disiapkan tiga halte pemberhentian.

Ketiga, rute Raudhah - Syieb Amir. Total ada 53 bus untuk 21.015 jamaah yang tinggal di 6 hotel wilayah Raudhah, dengan lima halte pemberhantian.

Baca juga: Antarkan Jamaah Haji RI ke Masjidil Haram, Ini Kecanggihan Bus Shalawat

Keempat, rute Jarwal - Syieb Amir. Rute ini akan melayanu 24.904 jemaah yang tinggal di dua hotel wilayah Jarwal. Total ada 62 bus dengan dua halte.

Kelima, rute Misfalah - Jiad. Rute ini melayani 17.550 jemaah. Mereka tinggal di 13 hotel wilayah Misfalah dengan tujuh halte pemberhantian.

"Bus berkapasitas sekitar 70 penumpang, dilengkapi air conditioner (AC), tombol darurat pembuka pintu, GPS, serta alat pemecah kaca," jelasnya.

(Fakhrizal Fakhri )

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement