Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengintip Dapur Katering Penyedia Makanan Jamaah Haji di Makkah, Cita Rasa Nusantara Dimasak Chef RI

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Selasa, 14 Juni 2022 |15:09 WIB
Mengintip Dapur Katering Penyedia Makanan Jamaah Haji di Makkah, Cita Rasa Nusantara Dimasak <i>Chef</i> RI
Dapur katering untuk jamaah haji Indonesia (foto: MPI/Dani)
A
A
A

MAKKAH - Mengintip dapur katering, Raghaeb berlokasi di Syaukiah yang menyediakan layanan konsumsi untuk jamaah haji Indonesia di Makkah, Arab Saudi.

Raghaeb menjadi salah satu dari total 31 perusahaan penyedia katering untuk menyediakan layanan konsumsi jamaah haji di Makkah dengan cita rasa nusantara. Untuk Raghaeb ditugaskan menyediakan makanan pagi dan siang untuk jamaah haji Indonesia

BACA JUGA:Jamaah Haji Aceh Akan Terima Wakaf Baitul Asyi Usai 2 Hari di Makkah 

Pemilik katering Raghaeb, Ahmad Abdallah Quwair berkomitmen menyediakan makanan untuk jamaah haji Indonesia dengan cita rasa nusantara. Cita rasa nusantara ini sesuai kesepakatan dengan pemerintah Indonesia.

"Kami berkomitmen yang paling utama melayani jamaah haji, kemudian keuntungan nomor 2," kata Ahmad kepada Media Center Haji (MCH), Selasa (14/6/2022).

 BACA JUGA:Update Haji 2022: 2.764 Jamaah dari Madinah Tiba di Makkah Hari Ini

Raghaeb menyediakan makanan untuk jamaah haji Indonesia sejak 2015 setelah ada layanan konsumsi di Makkah.

Jamaah haji Indonesia akan mendapatkan layanan konsumsi atau makan sebanyak 119 kali. Waktu makan pun sudah ditentukan yakni 3 kali sehari, dari makan pagi, siang dan malam.

Pihaknya akan selalu mengevaluasi layanan konsumsi untuk jamaah haji Indonesia. Jika ada catatan akan terus diperbaiki. Selain itu, pihaknya mengikuti semua aturan yang ditetapkan pemerintah Indonesia, mulai dari menu makanan hingga juru masak dari Indonesia.

"Juru masak dari Indonesia, tidak mau negara lain. Kami bangga bisa melayani jamaah haji Indonesia," ujarnya.

Dalam pantauan MCH 2022, dapur katering ini memiliki fasilitas dapur yang lengkap. Untuk ukurannya pun semua serba besar, dari panci, tempat memasak nasi hingga penggorengan besar.

Selain itu, terdapat juga gudang-gudang penyimpanan bahan baku yang berasal dari Indonesia, seperti bumbu dapur, beras, minyak goreng hingga ruang pendingin daging sapi hingga ayam bersuhu minus 18 derajat celcius, sehingga kualitasnya terjaga.

Proses masaknya pun terjadwal hingga distribusi ke jamaah haji.

Untuk makanan pagi, para juru masak di dapur katering tersebut memulai persiapan dari pukul 10.00 malam dan makan siang pukul 04.00 WAS. Sementara proses distribusi dilakukan 2 jam sebelum jadwal makan setelah sebelumnya dilakukan food taster oleh tim pengawas katering.

Berikut ini menu makanan jamaah haji Indonesia selama pelaksanaan ibadah haji.

1. Menu makanan jamaah haji di Makkah

Nasi putih dan nasi kuning.

Lauk: semur ayam, ayam panggang, sapi lada hitam, ikan patin goreng, telur dadar daging cincang, ayam goreng tepung hingga rendang daging

Sayuran: Tumis wortel jagung pipih, tumis tempe buncis cabe merah, terong balado hingga tumis zuchini.

Buah: Pisang, pear, apel, pisang, kurma Sukari 7 butir hingga jeruk Afandi

Minuman: Air mineral

Catatan: Menu makanan ini setiap harinya berganti, dari Senin hingga Minggu

2. Makanan siap saji di Makkah

Menu makanan ini terdiri dari nasi putih, lauk dan air mineral

3. Menu makanan jamaah haji di Madinah

Sama seperti halnya di Makkah, menu makanan di Madinah terdiri dari nasi putih dan nasi kuning. Bermacam lauk seperti rendang, ayam goreng, ikan patin goreng hingga tongseng sapi

Tidak ketinggalan buah dan air mineral

4. Menu jamaah haji di Armina

Menu makanan ini masuk dalam kategori makanan siap saji. Terdiri dari nasi, lauk, sayur, buah, susu, puding hingga air mineral

Catatan: Menu makanan ini akan berganti setiap harinya

Berikut jadwal lengkap makan jamaah haji Indonesia di Arab Saudi:

1. Makan pagi untuk jamaah haji Indonesia disediakan pukul 06.00 sampai 09.00 waktu Arab Saudi (WAS) dan paling lambat harus sudah dimakan pada pukul 11.00 WAS.

2. Makan siang disediakan pukul 12.00 sampai 15.00 WAS dan paling lambat harus sudah dikonsumsi pada pukul 17.00 WAS.

3. Makan malam disediakan dari pukul 18.00 sampai 21.00 WAS dan paling lambat harus sudah disantap pada pukul 23.00 WAS.

(Awaludin)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement