Budi meminta kepada seluruh jamaah haji yang mempunyai komorbid untuk memberitahu kepada petugas haji. Hal ini untuk memudahkan para petugas memantau langsung kondisi jamaah.
"Paling penting bagi jamaah punya komorbid, kasih tahu petugasnya dan jangan lupa minum obat jangan sampai lalai, terutama jantung," tukasnya.
Sementara itu, pemerintah mengintensifkan screening kesehatan jamaah jelang puncak haji, mulai dari wukuf di Arafah hingga lempar Jumrah di Mina.
Baca juga: Dear Jamaah Haji Indonesia, Jangan Bawa Banyak Uang di Masjidil Haram
"Pemerintah melalui petugas layanan kesehatan telah melaksanakan screening kesehatan jemaah dari Madinah untuk gelombang pertama dan Makkah untuk gelombang 2," kata Juru Bicara (Jubir) PPIH Akhmad Fauzin.