Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tak Difasilitasi, Jamaah Haji yang Laksanakan Tarwiyah Teken Surat Pernyataan

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Kamis, 30 Juni 2022 |15:15 WIB
Tak Difasilitasi, Jamaah Haji yang Laksanakan Tarwiyah Teken Surat Pernyataan
Jamaah haji yang melaksanakan tarwiyah diminta meneken surat pernyataan bermaterai. (Ilustrasi/Okezone)
A
A
A

MAKKAH - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2022 menyatakan, jamaah haji Indonesia yang ingin melaksanakan tarwiyah harus menandatangani surat komitmen.

Pemerintah pada dasarnya tidak memfasilitasi jamaah haji Indonesia yang ingin melakukan tarwiyah, tapi juga tidak melarangya.

"Harus ada komitmen, bermaterai. Surat pernyataan bagi pelaksanaan tarwiyah," kata Kepala Seksi Bimbingan Ibadah Daker Makkah, Ansor, di Makkah, Kamis (30/6/2022).

Ansor menambahkan, PPIH telah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh jamaah haji soal pelaksanaan tarwiyah. Nanti akan didata PPIH perihal jamaah yang mengikuti tarwiyah.

"Karena kita butuh data yang cepat agar memastikan berapa orang sih yang ikut tarwiyah," ujarnya.

Namun, PPIH meminta jamaah tidak melaksanakan tarwiyah karena itu ibadah sunah. "Tidak melaksanakan tarwiyah karena tadi yang rukun tadi, itu kan mengejar sunah," kata Ansor.

Ia menambahkan, pemerintah wajib melindungi jamaah haji yang melakukan tarwiyah, meski tidak memfasilitasi.

"Tapi kewajiban memantau mengawasi pergerakan. Dari kita pun akan ada Linjam mengawal proses dari pelaksanaan tarwiyah itu," katanya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2022 Arsad Hidayat menyatakan, pemerintah tidak menyediakan fasilitas tarwiyah bagi jamaah haji Indonesia.

"Ada sebagian yang memiliki keyakinan, kita tidak memfasilitasi, tapi juga tidak melarang," kata Arsad di Kantor Daerah Kerja (Daker) Makkah, Selasa (21/6/2022).

Tidak melaksanakan tarwiyah karena tadi yang rukun tadi, itu kan mengejar sunah.

Tarwiyah merupakan amalan sunah dalam berhaji yang dilakukan pada 8 Dzulhijjah. Dinamakan hari tarwiyah (perbekalan) karena jamaah calon haji pada zaman Rasulullah SAW mulai mengisi perbekalan air di Mina pada hari itu untuk perjalanan wukuf di Arafah.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement