Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Skenario Perlindungan Jamaah Indonesia saat Puncak Haji di Armuzna

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Jum'at, 01 Juli 2022 |00:10 WIB
Skenario Perlindungan Jamaah Indonesia saat Puncak Haji di Armuzna
Ilustrasi (Foto : Okezone.com)
A
A
A

MAKKAH - Skenario perlindungan jamaah haji Indonesia saat puncak haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna).

Wakil Ketua Panita Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Nasrullah Jasam menjelaskan soal persiapan Armuzna dari sisi tim Management Crisis Rescue (MCR).

Tim ini terdiri dari satu kelompok komando dan lima kelompok rescue.

"Kelompok komando terdiri dari empat komandan pengamanan jamaah," kata Nasrullah di Jeddah, Rabu (29/6/2022) malam.

Sedangkan tim rescue beranggotakan 14 orang, terdiri atas 1 orang komandan dilengkapi 13 anggota dari Pam Sektor Khusus, Dokter, EMT, dan P3JH.

“MCR bertugas membantu jamaah yang memerlukan penanganan, baik lupa arah jalan dan rawat darurat di lokasi. Tim ini bertugas secara mobile, baik di Arafah, Mina dan sekitar Jamarat,” katanya.

Sekadar informasi, Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) menggelar rapat koordinasi untuk mematangkan persiapan proses rangkaian puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement