Ansor menjelaskan, bagi siapa saja jamaah yang melaksanakan tarwiyah wajib membuat pernyataan pelaksanaan tarwiyah di atas materai dan melaporkan ke ketua rombongan masing-masing. Surat edaran juga sudah disebarkan kepada seluruh jamaah. Meski demikian, PPIH Arab Saudi mengimbau jamaah haji tidak melaksanakan tarwiyah.
Tarwiyah merupakan amalan sunah dalam berhaji yang dilakukan pada 8 Dzulhijjah. Dinamakan hari tarwiyah (perbekalan) karena jamaah calon haji pada zaman Rasulullah SAW mulai mengisi perbekalan air di Mina pada hari itu untuk perjalanan wukuf di Arafah.
Kini, pemerintah Arab Saudi lewat peraturan hajinya tidak memasukkan tarwiyah dalam rangkaian ibadah haji. Kemenag juga menyesuaikan hal tersebut karena pelaksanaan tarwiyah dapat merepotkan pelaksanaan haji.
Tarwiyah adalah menginap (mabit) di Mina pada 8 Dzulhijjah, sebelum wukuf di Padang Arafah. Di sana jamaah menunaikan Sholat Zhuhur, Ashar, Maghrib, Isya, dan Subuh. Mereka tidak meninggalkan Mina sebelum terbit matahari di hari Arafah.
(Arief Setyadi )