Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menkominfo Minta Dukungan TIK agar Ibadah Jemaah Haji Lebih Lancar

Susi Susanti , Jurnalis-Sabtu, 09 Juli 2022 |16:26 WIB
Menkominfo Minta Dukungan TIK agar Ibadah Jemaah Haji Lebih Lancar
Ilustrasi Ibadan haji (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate meminta ekosistem komunikasi dan informatika untuk memberikan dukungan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang bisa memperlancar ibadah haji para jamaah asal Indonesia.

Hal ini menyusul Indonesia sebagai negara dengan jumlah jemaah terbesar tahun ini. “Indonesia adalah yang terbesar dengan lebih dari 100 ribu jemaah yang akan melaksanakan ibadah haji. Yang kedua Pakistan, lalu India, Bangladesh, dan kelima Nigeria. Negara-negara Asia Tenggara, Asia Tengah, Asia Timur, dan Afrika, menjadi negara dengan umat Muslim yang melaksanakan ibadah haji terbesar di dunia,” terang siaran pers Menkominfo yang diterima di Jakarta pada Jumat (8/7/2022), dikutip Antara.

Baca juga: Jadwal Lempar Jumrah bagi Jamaah Haji Indonesia 2022, Cek di Sini

Johnny berharap, pelaksanaan ibadah haji tahun ini dapat berjalan lancar dan baik, khususnya bagi para jemaah haji asal Tanah Air.

 Baca juga: Haji Akbar, Cerita Jamaah Nangis 1 Tenda saat Wukuf di Arafah

“Saya meyakini Pemerintah Kerajaan Saudi sudah menyiapkannya itu semua dengan baik. Termasuk Bapak Wakil Presiden kita mendapat kesempatan undangan khusus dari Kerajaan Saudi Arabia untuk mengikuti ibadah haji tahun 2022 ini,” ujarnya.

Menkominfo menyatakan saat dunia dan Indonesia semakin resilien karena mampu menghadapi pandemi Covid-19. Sehingga, pelaksanaan Hari Raya Idul Adha tahun ini akan lebih baik dibandingkan dua tahun sebelumnya.

“Kita juga patut bersyukur bahwa tahun ini pelaksanaan dan penyelenggaraan ibadah haji dapat dilaksanakan dengan lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya pada saat pandemi Covid-19,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Johnny meminta agar sivitas Kementerian Kominfo dan mitra kerja menyiapkan teknologi informasi dan komunikasi dari berbagai aplikasi teknologi digital untuk membantu penyelenggaraan dan pelaksanaan ibadah haji secara lebih baik dan lebih memudahkan jemaah.

“Sebab teknologinya sudah tersedia, sebagai contoh pemanfaatan virtual reality, augmented reality, atau bahkan sekarang Metaverse yang bisa membantu calon-calon jemaah haji sebelum keberangkatan, sehingga memudahkan bagi calon jemaah haji di Saudi Arabia di Mekah,” terangnya.

Mengenai peringatan Hari Raya Idul Adha, Menkominfo menyatakan setiap kurban yang paling besar adalah pengabdian bagi bangsa dan negara.

“Khususnya di sektor Informatika dan telekomunikasi, infrastruktur telekomunikasi upstream dan downstream merupakan enabler bagi bangsa,” katanya.

“Mudah-mudahan kurban itu menambah manfaat dari kurban Iduladha yang kita lakukan hari ini 1433 Hijriyah tahun 2022, dan kurban-kurban yang kita lakukan dalam pengabdian dan penugasan kita sebagai abdi negara menambah kredit kita untuk hari akhirat bersama-sama,” imbuhnya.

(Susi Susanti)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement