JAKARTA - Plh.Kepala Biro HDI Kemenag, Wawan Djunaedi mencatat sebanyak 42 jamaah haji Indonesia wafat di Tanah Suci. Hal ini disampaikan Wawan saat memberikan keterangan pers secara daring, Rabu (13/07/2022).
Wawan melaporkan, jamaah wafat bertambah 1 orang atas nama Dana Wijaya (48) bernomor paspor C6087379 asal Embarkasi Jakarta-Bekasi/JKS 30.
"Sehingga jumlah jamaah wafat sampai hari ini sebanyak 42 orang,"kata dia
Di sisi lain, terdapat 144 jamaah sakit yang dirawat, terdiri dari 118 jamaah yang dirawat di Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) dan 24 jamaah dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS).
Baca juga: Seperti Apa Proses Penimbangan dan Pengangkutan Koper Bagasi Jamaah Pulang ke Tanah Air?
Pada kesempatan itu juga, Wawan menyampaikan jamaah haji kloter pertama 1443H/2022M diperkirakan akan kembali ke Tanah Air pada Jumat 15 Juli 2022. Untuk itu, kepada jamaah haji Indonesia diminta agar segera menuntaskan rukun dan wajib haji di Arab Saudi.
"Jamaah haji agar segera menuntaskan rukun dan wajib haji terutama tawaf ifadah dan rangkaian ibadah lainnya yang belum dilaksanakan," ucapnya.
Kemudian bagi jamaah haji yang dikarenakan suatu hal belum selesai menunaikan sendiri sebagian rukun dan rangkaian ibadah wajib haji, diminta segera berkonsultasi dengan PPIH kloter dan pembimbing ibadah di sektornya masing-masing untuk segera mendapatkan solusi.
"Pemerintah Indonesia benar-benar mengimbau kepada seluruh jamaah haji yang akan segera kembali ke Tanah Air untuk memastikan seluruh rangkaian ibadahnya telah paripurna dan dikerjakan secara tertib,"ujarnya.
Selain itu, H-2 pemulangan haji Indonesia, Wawan tak henti-hentinya mengingatkan agar jamaah Indonesia mematuhi ketentuan barang bawaan yang diatur oleh maskapai penerbangan.
Yaitu di antaranya tidak membawa uang cash lebih dari Rp100 juta atau setara 25 ribu Real Saudi, serta tidak memasukkan air zam-zam dengan cara apapun ke dalam tas bagasi atau tas kabin.
Sebab barang bagasi jamaah akan ditimbang oleh petugas dari maskapai di tempat akomodasi masing-masing dua hari sebelum jadwal kepulangan ke Tanah Air.
"Semoga penyelenggaraan ibadah haji tahun ini dapat berjalan dengan baik lancar dan tertib dan jamaah haji Indonesia dapat beribadah dengan aman dan nyaman," tuturnya.
(Qur'anul Hidayat)