Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Disentil Menag Tak Perhatikan Kondisi Kesehatan Jamaah Haji, Begini Reaksi KBIHU

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Minggu, 17 Juli 2022 |12:33 WIB
Disentil Menag Tak Perhatikan Kondisi Kesehatan Jamaah Haji, Begini Reaksi KBIHU
Ilustrasi (MCH)
A
A
A

MAKKAH - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menggelar pertemuan dengan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) di kantor Daker Makkah.

Pertemuan ini dilakukan usai Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyentil progam KBIHU yang dinilai tidak memperhatikan kondisi kesehatan jamaah haji.

Pertemuan diikuti sejumlah pimpinan KBIHU yang mewakili masing-masing sektor perumahan jemaah haji Indonesia yang ada di Makkah Al-Mukarramah.

Rapat ini antara lain membahas tentang ikhtiar bersama untuk mengambil langkah preventif dalam menjaga kesehatan jamaah, khususnya setelah menjalani puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Hilman Latief menjelaskan, setelah Armuzna, jamaah bahkan juga petugas umumnya mengalami kelelahan.

Di samping itu, kondisi kesehatan jamaah juga beragam dan belum sepenuhnya terdeteksi. Pada sisi lain, sebagai pembina, KBIHU juga ingin memanfaatkan kesempatan selama di Tanah Suci untuk mendampingi jamaah dalam mengoptimalkan ibadahnya.

“Kami berharap ada proses komunikasi yang intensif, baik antara kami, KBIHU, dan petugas sektor, sehingga keduanya bisa berjalan dengan baik,” ujar Hilman usai rapat dengan KBIHU di Makkah, Sabtu (16/7/2022) malam.

Berdasarkan data Siskohat Kementerian Agama, sebelum puncak haji Armuzna (4 Juni – 7 Juli 2022), ada 27 jamaah wafat. Sementara pada saat Armuzna (8 – 12 Juli 2022), ada 16 jemaah wafat.

Untuk pasca-Armuzna (13 Juli – sekarang) ada 14 jamaah wafat. Jadi totalnya 57 jamaah wafat di Arab Saudi hingga hari-44 operasional penyelenggaraan ibadah haji 2022.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement