Sementara itu, terkait pernyataan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang menunggu surat resmi dari Saudi untuk penghapusan syarat vaksin meningitis, Eko mengatakan hal tersebut adalah otoritas pemerintah Indonesia. Dengan demikian, ia berharap adanya komunikasi lebih lanjut antara Indonesia dengan Arab Saudi.
"Terus terang secara eksplisit tidak menjanjikan juga, tapi dia menjamin bahwa ini terjemahannya adalah disarankan. Kita sudah sampaikan bahwa itu harus disesuaikan supaya di lapangan tidak terjadi ke simpang siuran,"ujar dia.
"Beliau nanti akan menyampaikan kepada pimpinan Bapak Tawfiq. Kita tunggu proses administrasi dan birokrasi di Saudi,"kata dia.
(Widi Agustian)