SURGA merupakan tempat bagi kaum Muslimin yang beriman dan taat kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Berbeda dengan dunia, kehidupan di surga kekal dan penuh kenikmatan pemberian Allah Ta'ala.
Keberadaan surga dijelaskan Allah Subhanahu wa Ta'ala dalam kitab suci Alquran Surat Az-Zumar Ayat 73. Allah Ta'ala berfirman:
وَسِيقَ الَّذِينَ اتَّقَوْا رَبَّهُمْ إِلَى الْجَنَّةِ زُمَرًا ۖ حَتَّىٰ إِذَا جَاءُوهَا وَفُتِحَتْ أَبْوَابُهَا وَقَالَ لَهُمْ خَزَنَتُهَا سَلَامٌ عَلَيْكُمْ طِبْتُمْ فَادْخُلُوهَا خَالِدِينَ
"Dan orang-orang yang bertakwa kepada Rabbnya diantar ke dalam surga secara berombongan sehingga apabila mereka telah sampai di sana dan pintu-pintunya telah dibuka, para penjaganya berkata kepada mereka, 'Salamualaikum (semoga keselamatan tercurah kepada-Mu), berbahagialah kamu. Maka, masuklah ke dalamnya (untuk tinggal) selama-lamanya'." (QS Az-Zumar: 73)

Umat manusia harus melakukan amal kebaikan ketika berada di dunia agar meraih jalan menuju surga. Wajib beriman kepada Allah Azza wa Jalla dan menjauhi segala larangan-Nya.
Salah satu amalan salih yang bisa mengantarkan seorang Muslim ke surga adalah selalu berbuat jujur. Ini merupakan sifat baik yang mendatangkan banyak pahala.
Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam bersabda:
عليكم بالصدق، فإن الصدق يهدي إلى البر، فإن البر يهدي إلى الجنة. ( رواه البخاري و مسلم)
"Berperilakulah dengan jujur, karena sesungguhnya kejujuran mengantarkan pada kebaikan, dan kebaikan menuntun kita menuju surga." (HR Bukhari dan Muslim)
Menggapai surga tidaklah sulit, banyak sekali Allah Subhanahu wa Ta'ala memberikan kunci untuk menuju surga. Hakikatnya, Allah Ta'ala terlalu sayang kepada hamba-Nya karena ingin hamba-Nya berada dalam dekapan-Nya.
"Bila kita bingung harus memulai perubahan dari mana, maka mulailah dari perbuatan yang jujur. Berperilakulah dengan jujur, karena kejujuran adalah kunci yang membawa kepada kebaikan, dan kebaikanlah yang mengarahkan langkah kita menuju surga," kata Ustadz Ady Kurniawan Al Asyrofi dalam keterangannya kepada Okezone, Selasa (8/8/2023).
Ia menerangkan, hadits tersebut telah mengajarkan bahwa kejujuran adalah landasan utama bagi pembentukan karakter yang baik dan mulia. Dari kejujuran, timbul tindakan-tindakan baik yang membawa dampak positif bagi diri sendiri maupun orang lain.
Jadi, lanjut Ustadz Ady, penting sekali bagi setiap Muslim untuk berpegang teguh pada kejujuran, karena itulah fondasi utama dalam menjalani kehidupan agar dipenuhi dengan kebaikan serta harapan menuju ridho Allah Subhanahu wa Ta'ala.
"Dan hadiah dari keridhoan Allah Subhanahu wa Ta'ala adalah surga. Maa syaa Allah Tabarakallah," pungkasnya.
Wallahu a'lam bisshawab.
(Hantoro)