Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

13 Tips Jitu Ubah Masalah Hidup Jadi Perbuatan Penuh Pahala

Hantoro , Jurnalis-Jum'at, 02 Februari 2024 |12:02 WIB
13 Tips Jitu Ubah Masalah Hidup Jadi Perbuatan Penuh Pahala
Ilustrasi tips ubah masalah hidup jadi penuh pahala. (Foto: Okezone/Arif Julianto)
A
A
A

KETAHUI berikut ini 13 tips jitu mengubah masalah hidup menjadi perbuatan penuh pahala. Diketahui bahwa masalah akan selalu ada selama hidup di dunia, dan semuanya terjadi dengan izin Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Jadi persoalan sebenarnya adalah bagaimana sikap yang benar dalam menghadapi masalah hidup itu. Sungguh masalah hidup terbesar bukanlah apa yang telah dirasakan, tapi akibat dari masalah tersebut.

Akibat ketidaksabaran, maka hilanglah 10 perkara yang seharusnya dapat dimiliki, yaitu pahala, terhapusnya dosa, keberkahan, rahmat, petunjuk, kebaikan, cinta Allah dan naiknya derajat di sisi Allah, serta selamat dari neraka dan masuk ke surga. Maka bila ada masalah hidup jangan sampai memunculkan ketidaksabaran.

Umar bin Khaththab rahimmahullah berkata: "Aku tidak peduli keadaan apa pun yang bersamaku, apakah (keadaan) yang aku senangi atau tidak, karena aku tidak tahu kebaikan itu ada pada yang aku sukai ataukah yang aku tidak sukai." (Mausuu'ah Ibnu Abi Dunya I/414)

Ustadz Najmi Umar Bakkar dalam tausiyahnya mengingatkan seseorang yang memiliki masalah hendaknya memiliki 13 sikap sebagai berikut:

1. Beriman dan ridha kepada taqdir Allah Subhanahu wa Ta'ala.

2. Memperbanyak doa dan istighfar.

3. Mengingat pahala besar di sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala.

4. Memahami hakikat dari kehidupan dunia yang sebentar, pasti ada ujian dan cobaan di dalamnya.

5. Tidak berputus asa dari rahmat Allah Subhanahu wa Ta'ala dengan mengharapkan kematian dan lain-lain, tetapi selalu yakin akan pertolongan dari-Nya.

6. Senantiasa meletakkan dunia dan apa pun dari permasalahannya di tangan, dan meletakkan akhirat selalu di hati.

7. Memahami bahwasanya masalah apa pun yang menimpa tidaklah seberapa apabila ingin dibandingkan dengan segala pemberian dan nikmat dari Allah Ta'ala. 

8. Selalu menghibur diri dengan melihat serta mengingat masalah orang lain. Ternyata banyak juga yang tertimpa masalah, bahkan lebih berat.

9. Senantiasa bersyukur kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala, karena masalah itu tidak menimpa kepada masalah agama, tetapi hanya menimpanya kepada masalah dunia.

10. Memahami bahwasanya masalah apa pun yang telah menjadikan seseorang makin dekat kepada Allah Ta'ala, serta merasakan kenikmatan dalam beribadah, maka itu lebih baik daripada kenikmatan yang dapat membuatnya lalai.

11. Selalu memperkuat kesabaran, serta tidak mengkedepankan perasaan dan emosi, sebab dengan mengeluh serta menggerutu hanya akan menambah derita, dan bukannya menghilangkan musibah dan masalah.

12. Selalu mengevaluasi, apakah hijrahnya sudah di jalan Allah Subhanahu wa Ta'ala? Apabila iya, pasti Allah Ta'ala bantu: "Barang siapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rezeki yang banyak." (QS An-Nisaa' (4): 100)

13. Selalu mengevaluasi, apakah sudah bertakwa kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala? Jika iya, pasti Allah Ta'ala bantu: "Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barang siapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Dan barang siapa bertakwa kepada Allah, niscaya Allah akan menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya." (QS Ath-Thalaq (65): 2–4)

Segala persoalan dalam hidup ini sebenarnya tidaklah untuk menguji seberapa kekuatan diri, tetapi untuk menguji seberapa besarkah kesungguhanmu dalam meminta dan memohon pertolongan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.

"Bukan kesulitan yang membuat kita takut, namun ketakutan itulah yang membuat kita sulit. Karena itu janganlah pernah mencoba untuk menyerah dan jangan pula menyerah untuk mencoba. Maka jangan katakan: 'Ya Allah, aku punya masalah', tetapi katakanlah: 'Masalah? Aku memiliki Allah Yang Maha Kuasa atas Segala Sesuatu'," pungkas Ustadz Najmi Umar Bakkar.

Wallahu a'lam bisshawab

(Hantoro)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement