Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kemenhaj: 29.344 Jemaah Haji Indonesia dari 75 Kloter Telah Kembali ke Tanah Air

Binti Mufarida , Jurnalis-Sabtu, 06 Juni 2026 |16:06 WIB
Kemenhaj: 29.344 Jemaah Haji Indonesia dari 75 Kloter Telah Kembali ke Tanah Air
Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaf.
A
A
A

JAKARTA - Sebanyak 29.344 jemaah haji Indonesia dari 75 kloter telah kembali ke Tanah Air, demikian disampaikan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) pada Sabtu, 6 Juni 2026. Sebanyak 300 petugas haji juga telah kembali ke Tanah Air.

“Proses pemulangan jemaah haji Indonesia melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, terus berlangsung secara bertahap. Hingga hari kelima masa pemulangan, sebanyak 75 kloter telah diberangkatkan menuju Indonesia dengan jumlah 29.344 jemaah dan 300 petugas. Sehingga total jemaah dan petugas yang telah kembali ke Tanah Air mencapai 29.644 orang,” ungkap Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, saat konferensi pers, Sabtu (6/6/2026).

Sementara itu, kata Maria, sebanyak 72 kloter telah tiba di berbagai debarkasi di Indonesia dengan jumlah 28.248 jemaah dan 288 petugas. Dengan demikian, total jemaah dan petugas yang telah tiba mencapai 28.536 orang. Adapun untuk jemaah haji khusus yang terus kami pantau hingga hari ini, tercatat sebanyak 8.579 orang telah kembali ke Indonesia, yang terdiri atas 8.190 jemaah dan 389 petugas.

“Angka-angka tersebut menunjukkan bahwa proses pemulangan jemaah terus berjalan sesuai dengan rencana, dengan dukungan dan koordinasi yang cukup erat antara pemerintah Indonesia, otoritas Arab Saudi, maskapai penerbangan, serta seluruh unsur pelayanan haji di lapangan,” katanya.

Maria pun mengungkapkan bahwa masih terdapat sejumlah penerbangan yang mengalami penyesuaian jadwal dan keterlambatan. Kondisi ini dipengaruhi oleh tingginya aktivitas operasional penerbangan pada masa puncak pemulangan jemaah dari berbagai negara. Kemudian, adanya kepadatan di terminal haji Bandara Jeddah serta beberapa penyesuaian operasional yang dilakukan oleh otoritas setempat guna menjaga keselamatan dan kelancaran penerbangan.

“Untuk itu, kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jemaah dan juga keluarga atas ketidaknyamanan yang terjadi,” kata Maria.

Maria memastikan Kemenhaj bersama seluruh pemangku kepentingan terus melakukan langkah-langkah percepatan, koordinasi aktif, dan juga mitigasi agar proses pemulangan dapat berlangsung seefisien mungkin tanpa mengurangi aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan jemaah.

(Rahman Asmardika)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement