Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kemenhaj: 1.988 Jemaah Haji Dirujuk ke RS Arab Saudi, 56 Orang Masih Dirawat

Achmad Al Fiqri , Jurnalis-Selasa, 07 Juli 2026 |20:34 WIB
Kemenhaj: 1.988 Jemaah Haji Dirujuk ke RS Arab Saudi, 56 Orang Masih Dirawat
Ilustrasi.
A
A
A

JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mencatat mayoritas jemaah haji 2026 merupakan kelompok berisiko tinggi. Bahkan, ada lebih dari 1.000 jemaah yang dirujuk ke rumah sakit (RS) Arab Saudi. Dari jumlah itu, puluhan jemaah masih mendapatkan perawatan di Saudi.

Hal itu diungkapkan oleh Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochammad Irfan Yusuf, saat Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (7/7/2026).

"Profil jemaah haji kita tahun 2026 Masehi, jemaah lanjut usia sebanyak 44.247, yang berisiko tinggi ada 170.700. Ini sekitar 70% lebih. Kemudian yang berkebutuhan khusus ada 370 jemaah, pengguna kursi roda ada 275 jemaah," kata Gus Irfan, sapaan akrabnya, dalam rapat.

Lebih lanjut, Gus Irfan menyampaikan bahwa ada lebih dari seratus ribu jemaah yang mendapatkan layanan kesehatan rawat jalan. Bahkan, kata dia, ada 1.988 jemaah yang dirujuk ke RS di Saudi.

"Layanan kesehatan rawat jalan ada 197.231. Ini kalau dirata-rata itu hampir setiap jemaah, hampir setiap jemaah menjalani rawat jalan. Dirujuk ke KKHI ada 940 jemaah, dirujuk ke rumah sakit Arab Saudi ada 1.988, masih dirawat ada 56," ungkap Gus Irfan.

(Rahman Asmardika)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement