JAKARTA — Doa agar diterima kerja dan dilancarkan saat wawancara dapat diamalkan sebagai bagian dari ikhtiar. Di samping persiapan yang matang, doa diyakini menjadi bekal penting yang mengundang pertolongan Allah SWT.
Wawancara kerja kerap menjadi momen yang memicu rasa gugup dan tegang bagi sebagian besar orang. Persiapan yang matang, baik dari sisi pengetahuan maupun keterampilan, dinilai belum cukup apabila tidak dibarengi dengan ikhtiar spiritual berupa ibadah dan doa.
Bagi umat Muslim, memanjatkan doa kepada Allah SWT sebelum wawancara menjadi salah satu cara untuk menenangkan pikiran sekaligus memohon kelancaran. Melalui doa, seorang Muslim diyakini akan memperoleh ketenangan hati, kemudahan, serta hasil terbaik sesuai dengan kehendak-Nya.
Berikut tiga doa agar diberi kelancaran saat wawancara lengkap dengan teks Arab, latin, dan artinya:
اللهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلَّا مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَأَنْتَ تَجْعَلُ الْحُزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلاً
Allahumma laa sahla illaa maa ja'altahu sahlan, wa anta taj'alul huzna idza syi'ta sahlan.
Artinya: "Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali yang Engkau buat mudah. Dan Engkau menjadikan kesedihan (kesulitan), jika Engkau kehendaki pasti akan menjadi mudah."
بِسْمِ اللهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ وَاعْتَصَمْتُ بِاللَّهِ وَفَوَّضْتُ أَمْرِي إِلَى اللَّهِ. حَسْبِيَ اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ الْعَلِي الْعَظِيمِ
Bismillaahi tawakkaltu 'alallaahi wa'tashamtu billaahi wa fawwadhtu amrii ilallaah. Hasbiyallaahu wa ni'mal wakiil, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaahil 'aliyyil 'azhiim.
Artinya: "Dengan nama Allah, aku bertawakal kepada Allah, aku berpegang teguh kepada Allah, dan aku serahkan segala urusanku kepada Allah. Cukupkanlah kiranya menjadi tempatku berpegang dan menyerahkan diri. Tiada daya dan kekuatan melainkan dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung."