Advertisement
Advertisement

Kemenag: Kampus Islam Siap Bersaing di Kancah Sains dan Teknologi Global

Rahman Asmardika , Jurnalis-Sabtu, 07 November 2026 |16:08 WIB
Kemenag: Kampus Islam Siap Bersaing di Kancah Sains dan Teknologi Global
OASE III PTKIN 2026 digelar di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dari 3-7 November 2026.
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah menyebut penyelenggaraan Olimpiade Agama, Sains, dan Riset Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (OASE PTKIN) III 2026 merupakan langkah strategis PTKIN dalam menyiapkan generasi penerus menuju visi The Golden Age of Indonesia pada tahun 2045.

“Untuk memasuki Indonesia Emas, syaratnya cuma dua. Pertama, bangsa Indonesia menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi,’’ ujar Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Sahiron, saat penutupan kegiatan tersebut, dikutip Sabtu (7/11/2026).

“Kedua, kita harus menjadi masyarakat yang beragama dan penuh maslahat,” lanjutnya.

Sahiron juga mendorong para mahasiswa untuk memanfaatkan berbagai program pengembangan kapasitas dari Diktis, seperti Prima Magang yang tahun ini menggandeng 80 perusahaan, serta Akademi Kepemimpinan Nasional Mahasiswa (Akminas).

Lebih lanjut, ia memberikan imbauan khusus kepada seluruh pimpinan PTKIN yang hadir agar memberikan apresiasi nyata bagi para pemenang.

“Kami memohon agar adik-adik yang berprestasi dan mendapat juara ini diperhatikan. Apakah itu diberikan beasiswa atau dibebaskan UKT-nya, disesuaikan dengan regulasi dan DIPA masing-masing kampus. Kami di Kementerian Agama juga akan memikirkan pembinaan lebih lanjut bagi para juara nasional ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Noorhaidi Hasan mengungkapkan kebanggaannya atas kepercayaan yang diberikan menjadikan kampusnya sebagai tuan rumah. Menurutnya, OASE adalah kejuaraan yang memiliki makna filosofis mendalam.

 

“OASE mempertemukan mahasiswa-mahasiswi berbakat dan cerdas yang menampilkan kemampuan nalarnya, berinovasi, hingga mempresentasikan gagasan untuk menjadi langkah awal penemuan sains dan teknologi,” kata Noorhaidi.

Ia menambahkan, ajang ini membuktikan bahwa PTKIN tidak hanya mencetak lulusan yang hebat dalam bidang keagamaan, tetapi juga tangguh dan mampu bersaing secara global di ranah sains dan teknologi.

Hal senada disampaikan oleh Wakil Rektor III UIN Sunan Kalijaga Abdur Rozaki yang memuji daya juang, sportivitas, serta ikatan persaudaraan yang terbangun antarmahasiswa PTKIN selama acara berlangsung.

"Panas di atas karena komitmen kuat dari Pak Menteri, Pak Dirjen, dan Pak Direktur. Dan panas di bawah karena dedikasi luar biasa dari para wakil rektor, kabiro, dosen, tendik, dan mahasiswa," ujarnya.

Sebelumnya, acara tersebut dibuka secara resmi oleh Menteri Agama RI Nasaruddin Umar bersama Direktur Jenderal Pendidikan Islam Suyitno. Tuan rumah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta berhasil keluar sebagai Juara Umum.

(Rahman Asmardika)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement