MADINAH - Berada jauh di negeri orang tentu akan membuat para jamaah haji di Tanah Suci rindu dengan kuliner negeri. Memang, masakan Indonesia bisa dicicipi ketika mendapatkan jatah makan katering dari panitia. Tapi, biasanya masakan yang disajikan bukan masakan khas daerah.
Nah, jika Anda masih ingin mencicipi kuliner khas daerah di Tanah Air ketika berada di Tanah Suci maka bisa mengunjungi salah satu restoran Indonesia di dekat Masjid Nabawi. "Si Doel Anak Madinah" itulah nama restoran penyedia makanan khas Indonesia.
Mendengar nama "Si Doel" tentu membawa ingatan kita kepada Rano Karno pemeran "Si Doel Anak Sekolahan". Ya, memang restoran ini dulunya milik H Rano Karno, namun sejak dua atau tiga tahun silam restoran tersebut dijual kepada seorang pengusaha katering dan hotel di Madinah.
"Dulu memang punya Rano Karno tapi sekarang sudah dijual. Saya kurang tahu kenapa dijual," kata Dani salah seorang petugas restoran yang asli dari Bandung ini saat ditemui okezone beberapa waktu lalu.
Di restoran ini banyak dijual masakan khas daerah Indonesia. Sebut saja bubur ayam betawi, sop buntut, soto Makassar, sop iga, hingga rawon pun dijual di restoran yang berdekatan dengan pintu 25 Masjid Nabawi ini.
Harga makanan di restoran ini pun tidak terlalu mahal. 3 riyal untuk nasi ukuran besar plus 6 riyal untuk semua lauk. "Mau pake ayam atau daging atau lauk apa saja pokoknya hanya 6 riyal," terang Dani.
Ketika jam makan siang tiba usai salat zuhur, banyak pelanggan restoran yang tidak hanya berasal dari Indonesia. Orang Timur Tengah dan beberapa negara tetangga seperti Malaysia dan Thailand banyak yang mengantre. "Kebanyakan mereka membeli nasi dan daging," cerita Dani.
Dani yang sudah bekerja selama empat tahun ini pun mengaku punya suka dan duka bekerja di restoran khas Indonesia. Sukanya tentu ketika musim haji dan banyak jamaah yang menjadi pelanggan restorannya. "Dukanya saya jadi jarang pulang ke Tanah Air," kenang Dani.
"Si Doel Anak Madinah" kini memang benar-benar membuat Dani yang asli Bandung itu menjadi anak Madinah.
(Muhammad Saifullah )