JAKARTA - Polsek Sawah Besar merilis kronologi tewasnya Sukiyo (74), satu dari ribuan pengantre daging kurban di Masjid Istiqlal, tadi pagi. Sukiyo meregang nyawa setelah terjatuh dan terinjak-injak pengantre lain.
"Pukul 04.55 WIB, korban jatuh saat berjalan 30 meter dari titik tunggu. Korban terjatuh dan wajahnya membiru. Saat dicek nadinya tidak ada tanda-tanda kehidupan kami langsung membawa ke RSCM," kata Kapolsek Sawah Besar, Kompol Shinto Silitonga di Mapolsek Sawah Besar, Rabu (16/10/2013).
Panitia Masjid Istiqlal sambung Shinto membuka gerbang masjid sekira pukul 04.00 WIB. Saat itu, semua warga yang hendak antre daging berlangsung tertib.
"Pintu cukup besar, tidak ada yang terinjak-injak. Panitia juga sudah bagus melakukan evakuasi dengan menyediakan ruang. Kegiatan sudah selesai pukul 06.20 WIB untuk yang pria, dan wanita pukul 07.10 WIB," paparnya.
Shinto menjelaskan, korban mempunyai riwayat penyakit dan saat itu tekanan darahnya cukup tinggi. Korban tewas di Pintu Djuanda Masjid Istiqlal.
"Korban mempunyai riwayat sakit dan korban sudah kontrol dengan tekanan darah yang tinggi. Keluarganya juga sudah melarang korban untuk datang ke lokasi," sambung dia.
Kendati demikian, polisi masih menunggu penyebab pasti meninggalnya korban dari RSCM. "Kita tunggu visum dari RSCM, kami juga akan melakukan pemeriksaan saksi dan dua anaknya," tutupnya.
(Dede Suryana)