BANGKALAN - Menjelang bulan Ramadan, pesarean Syaichona Cholil yang terletak di Desa Martajasah, Kecamatan Kota, Kabupaten Bangkalan, Madura, mulai dibanjiri peziarah.
Peziarah berasal dari sejumlah daerah di luar Bangkalan, seperti Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jakarta bahkan ada yang dari Pulau Kalimantan. Mereka salat zuhur, mengaji dan berdoa di masjid Syaichona Cholil.
Salah seorang peziarah asal Jawa Barat, Dimas, menyatakan, dirinya ziarah ke pesarean Syaichona Cholil Bangkalan, bukan yang pertama kali.
"Setiap liburan dan menjelang bulan Ramadan, saya ziarah kepada wali-wali yang ada di pulau Jawa, termasuk ke makam Syaichona Cholil Bangkalan," terang Dimas, Selasa (10/6/2014).
Menurut Dimas, ia ziarah ke Pesarean Syaichona Cholil tidak sendirian, melainkan bersama rombongan. Di pesarean tersebut, dirinya berdoa untuk diberi keselamatan dunia hingga akhirat.
"Siapa tahu dengan ziarah ke makam para wali, kita mendapatkan barokahnya, serta doa-doa yang telah dipanjatkan bisa terkabul," ungkapnya.
Sementara itu, pengurus Pesarean Syaichona Cholil, Rawidi, menyatakan, akhir-akhir ini peziarah yang datang terus bertambah. Setiap harinya tidak kurang dari 50 bus, jika hari biasa tidak sampai menyentuh angka itu.
"Memang terus bertambah peziarah yang datang ke sini, mungkin karena menjelang bulan Ramadan. Berbagai macam latar belakang yang membuat peziarah datang ke sini. Ada hanya sekadar membaca doa, tapi ada juga yang ingin melaksanakan nadar (niat)," paparnya.
(Kemas Irawan Nurrachman)