Ngambek, Tahanan KPK Tidak Salat Id

Antara, Jurnalis
Senin 28 Juli 2014 15:58 WIB
Akil Mochtar
Share :

JAKARTA- Sejumlah tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menolak untuk melaksanakan shalat Idul Fitri 1435 Hijriah. Mereka ngambek karena hanya mendapatkan jatah satu hari untuk dibesuk keluarga.

"Tadi tidak ada (tahanan) yang saalat karena aduh bagaimana ya? Tidak ada yang salat karena ngambek," kata Sefti Sanustika, istri tahanan KPK Ahmad Fathanah di gedung KPK Jakarta, Senin (28/7/2014)

Padahal rencananya seharusnya para tahanan yang merayakan hari Idul Fitri melaksanakan shalat Idul Fitri di Lembaga Pemasyarakatan Cipinang untuk tahanan pria sedangkan untuk tahanan wanita dibawa ke LP Pondok Bambu. Setelah itu mereka dapat menerima kunjungan keluarga dan kerabat pada pukul 10.00 hingga 12.00 WIB.

Setidaknya ada 23 orang yang menjadi tahanan KPK saat ini baik di Rutan Kelas 1 Jakarta Timur cabang KPK maupun Rutan Jakarta Timur cabang KPK di Detasemen Polisi Militer (Denpom) Guntur Kodam Jaya.

"Tahun justru ini lebih ketat sekali aturannya, besok tidak bisa jenguk lagi padahal tahun kemarin bisa dua hari. Keluarga dikasih kesempatan kumpul-kumpul, bahkan sesuai jam besuk hari kamis, tidak bisa. Jadi baru bisa minggu depan," ungkap Sefti.

Fathanah sendiri sudah divonis 14 tahun penjara pada 4 November 2012 lalu, putusan itu bahkan ditambah oleh pengadilan tinggi Jakarta pada 26 Maret 2014 menjadi 16 tahun kurungan ditambah denda Rp1 miliar subsider 6 bulan penjara.

"Ini memang tahun kedua buat saya tanpa suami, ya tidak ada yang bagaimana-bagaimana, tetap saja beda, harus merayakan lebaran di tahanan menyedihkanlah," kata Sefti.

Ia mengaku membawa makanan khas Lebaran untuk Fathanah seperti ketupat, rendang dan opor ayam. "Sangat menyedihkan, habis bagaimana ya? Namanya di tahanan tidak sebebas di luar,"' ungkap Sefti.

Menurut petugas KPK yang berjaga saat jam besuk tadi, Achmad Muniri para tahanan tidak mau berangkat shalat meski petugas sudah menyiapkan mobil. "Tahanan tidak mau berangkat, padahal sudah disiapin dua (mobil) elf dan 3 kendaraan kecil tapi tidak ada yang mau naik. Mobil sudah menunggu dari pukul 05.00 WIB," kata Achmad Muniri.

Hal senada diungkapkan oleh istri mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar, Ratu Rita Akil. "Tadi awalnya boleh besuk sampai hari Kamis, tapi dibatalin semua padahal ada (keluarga) yang sudah terbang ke sini, jadi boikot hari ini tidak shalat," kata Ratu Rita.

Akil juga sempat mengamuk di ruang pertemuan rutan KPK karena merasa keluarganya tidak diizinkan menjenguk.

(Stefanus Yugo Hindarto)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya