Pria Australia Rela Masuk Islam Demi Pujaan Hatinya

Gurais Alhaddad, Jurnalis
Selasa 21 Mei 2019 17:04 WIB
Kisah Mualaf Warga Australia (Foto: Islamicfinder)
Share :

Ketika Lamprey pertama kali melihat Noora di kafe Wagga Wagga, ia langsung kepincut dan terpesona. Lamprey bersumpah pada saudaranya yang kebetulan sedang bersamanya bahwa dia mungkin akan menikahinya, Dia meyakinkan saudaranya bahwa ini bukan lelucon.

"Aku menertawakannya, tapi aku berpikir, 'aku akan menikahinya'."

Setelah kejadian itu, Lamprey menghabiskan enam bulan berikutnya mengunjungi cafe dengan harapan bahwa dia akan bertemu dengan Noora Al Matori, tetapi kali ini berbicara dengannya.

"Setiap kali aku berada di cafe aku bertanya pada wanita tua yang bekerja di sana tentang Noora."

Dia akhirnya mendapatkan jawaban dari wanita tua yang bekerja di cafe itu. Pertama kali menghubungi Noora, Lamprey menemuinya untuk minum kopi, tetapi untuk Noora hubungan itu benar-benar cinta platonis. Cinta Platonis adalah Cinta antara dua lawan jenis yang sedemikian rupa, hangat, mesra, saling menghargai dan menghormati, seperti belahan jiwa, tetapi, mereka berdua sadar betul tidak akan bisa berkelanjutan ke jenjang yang lebih jauh dalam ikatan Perkawinan.

"Aku tidak pernah bisa melihat diriku menikah dengan seseorang yang bukan dari Timur Tengah."

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya