Pentingnya Peran Digital dalam Penyaluran Zakat Fitrah

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis
Rabu 26 Juni 2019 20:03 WIB
Pentingnya peran digital untuk membagi zakat (Foto: Pixabay)
Share :

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Mobilisasi ZIS Dompet Dhuafa, Yuli Pujihardi mengatakan, perkembangan digital yang sangat pesat juga memengaruhi perolehan zakat yang diterima oleh Dompet Dhuafa tahun ini. Jumlahnya bahkan mencapai Rp 96 miliar.

Peran aktif masyarakat dalam perputaran laju ekonomi dan menumbuhkan terobosan baru di ruang teknologi digital pun dinilai sudah sangat masif, terstruktur, dan akurat. Dengan demikian, ke depannya diharapkan tidak hanya zakat fitrah saja yang bisa ditebar atau diberikan secara digital, tetapi juga bisa menebar kurban.

“Zaman dahulu amil zakat dan siapa pun yang membagikan harus menyiapkan ribuan paket sembako, mengumpulkan dhuafa di lapangan atau masjid dan membagikan satu-persatu. Sementara kaum dhuafa harus berjalan jauh, menyisihkan ongkos, kemudian berjubel berebutan. Keadaan sering kacau dan kadang malah memakan korban. Sekarang semuanya berubah. Kami bisa menyalurkan zakat secara aktif, dan melakukan pendataan dengan baik,” ungkap Yuli.

Pembagian zakat secara digital ini juga diklaim telah mensejahterakan warung yang menjadi tempat penukaran. Warung-warung yang bekerja sama dengan DuitHape mendapatkan pemasukan jutaan dari penukaran zakat hanya dalam beberapa hari sejak Lebaran.

“Dengan cara inovatif ini, pembagian zakat, subsidi atau donasi apapun akan sangat mudah bagi pemberi donasi. Hal yang paling penting memberikan kemudahan serta manfaat bagi penerima, sambil turut mengembangkan perekonomian lokal melalui pengusaha kecil yang turut berpartisipasi,” tukas Sara.

(Muhammad Saifullah )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya