"Salah satu inovasi kaitan dengan bagaimana supaya masa tunggu jamaah yang dulu itu 6 sampai 7 jam. Kemudian proses antrean di imigrasi sangat panjang sekarang gimana supaya proses itu bisa dipercepat," kata Arsyad, Senin (5/8/2019).
Inovasi ini memang masih dalam tahap uji coba dan hanya diberikan kepada jamaah haji dari 3 negara, yaitu Indonesia, India, dan Malaysia.
"Untuk penerbangan pertama 17 Agustus sudah bisa uji cobakan. Per hari kata mereka satu kloter bisa diujicobakan diinovasi Iyab ini," tuturnya.
Baca Juga : 5.500 Tenda Jamaah Haji Indonesia di Mina Mulai Dipasang Nomor