Mbah Moen Wafat, Jokowi Kenang Pernah Dikalungi Sorban

Pradita Ananda, Jurnalis
Selasa 06 Agustus 2019 15:14 WIB
Presiden Jokowi dan Mbah Moen (Foto: jokowi/Twitter)
Share :

Duka mendalam tengah merundung umat Muslim di Indonesia, dengan berpulangnya salah satu tokoh panutan umat Muslim, Mustasyar PBNU KH. Maimoen Zubair atau Mbah Moen, pada hari ini Selasa, 6 Agustus 2019, pukul 04.17 di Makkah saat tengah melaksanakan ibadah Haji.

Tidak hanya umat Muslim Indonesia yang berduka, Presiden Republik Indonesia, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga merasa kehilangan. Sebagaimana penelusuran Okezone, Selasa (6/8/2019) di linimasa media sosial, Presiden Jokowi mengungkapkan rasa berdukanya yang mendalam dan memanjatkan doa atas kepergian sosok Mbah Moen, sekaligus mengenang kembali momen-momen kenangan terakhir dirinya bersama Mbah Moen.

 

Melalui akun resmi Twitter-nya, Jokowi menceritakan bagaimana di momen terakhir kali pertemuannya dengan Mbah Moen, sang ulama memberikan bahkan mengalungkan sendiri sebuah sorban berwarna hijau kepada dirinya.

“Sorban hijau ini dikalungkan sendiri oleh Kiai Haji Maimun Zubair. Hari ini, sang empunya sorban wafat di Makkah. Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Semoga Allah SWT memberi Mbah Moen tempat yang lapang di sisiNya, dan segenap keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran. Amin,” bunyi cuitan Jokowi sebagai keterangan foto di mana dirinya tengah duduk bersama Mbah Moen sembari dikalungi sorban.

Sedangkan di linimasa Instagram, Jokowi sempat menceritakan bahwa ketika berkunjung ke rumah pribadi alm Mbah Moen. Ia sempat diajak langsung oleh sang ulama untuk masuk ke dalam kamar pribadi Mbah Moen, dan menunaikan ibadah salat Magrib yang diimami langsung oleh Mbah Moen kala itu.

“Saya masih menyimpan sorban hijau ini , sorban yang dikalungkan sendiri oleh Kiai Haji Maimun Zubair. Sudah dua kali saya berkunjung ke kediaman beliau di Pondok Pesantren Al-Anwar di Sarang, dua kali pula saya diajak masuk ke kamar beliau. Terakhir, kami salat Maghrib berjamaah di kamar itu. Beliau yang jadi imamnya,” tulis Jokowi sebagai keterangan foto mengenang Mbah Moen.

Masih dalam narasi keterangan yang sama, ayah tiga orang anak dan kakek dua orang cucu tersebut tidak hanya memanjaatkan doa. Tetapi juga sempat menyebutkan bahwa alm Kiai Haji Maimun Zubair di matanya adalah sosok seorang ulama yang berkharisma, panutan bagi umat Islam terutama soal ilmu fiqih, dan gigih menyuarakan perihal bahwa Negara Kedaulatan Republik Indonesia (NKRI) adalah harga mati yang tidak bisa ditawar-tawar.

 

“Dan hari ini, kita mendengar kabar duka, Mbah Moen berpulang ke hadirat Allah SWT di Makkah. Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Kepergian Mbah Moen tidak saja sebuah kehilangan besar bagi saya dan keluarga besar Pondok Pesantren Al Anwar Rembang, Jawa Tengah, tapi juga umat Islam dan seluruh rakyat Indonesia. Semasa hidupnya yang panjang, Mbah Moen begitu karismatik, selalu jadi rujukan bagi umat Islam terutama dalam soal-soal fikih. Juga kegigihan almarhum dalam menyampaikan masalah "NKRI harga mati". Atas nama keluarga dan rakyat Indonesia, saya menyampaikan duka cita yang mendalam. Semoga Allah SWT memberinya tempat yang lapang di sisiNya, dan segenap keluarga yang ditinggalkan kiranya diberi kekuatan dan kesabaran. Amin Ya Rabbal Alamin,” tutup Jokowi.

(Utami Evi Riyani)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya